Deli.Suara.com – Tiga dari lima tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J telah dinyatakan jujur dalam pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi kebohongan. Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi di Puslabfor, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada hari yang sama.
Namun, belajar dari pengalaman, akankah Bharada E, Bripka RR dan Kuat Ma’ruf akan bernasib sama dengan Jesica Kumala Wongso dalam kasus kopi sianida?
Mengingatkan, Jesica Kumala Wongso juga sempat menjalani tes lie detector dalam kasus pembunuhan Mirna Salihin. Kala itu ia ditanya apakah dirinya yang melakukan pembunuhan dengan kopi sianida.
Jesica membantan dan hasil dari tes lie detector-nya jujur. Namun, ia tetap dijadikan terpidana atas pembunuhan yang menewaskan Mirna dengan vonis hukuman penjara 20 tahun.
Lalu bagaimana dengan tiga tersangka pembunuhan Brigadir J yang juga sudah melakukan tes menggunakan lie detector? Akankah mereka juga menerima hukuman atas keterlibatannya dalam pembunuhan Brigadir J?
Dalam kasus Jesica Wongso, Irjen Purn Aryanto Sutadi mengatakan bukti uji kebohongan tidak efektif. Menurutnya, orang yang pandai berbohong pasti akan mudah mengelabui mesin tersebut.
Ia juga menjelaskan karena hasil lie detector itu dapat dimanipulasi, maka tidak akan dipakai dalam persidangan. Dengan kata lain, Bripka RR dan Kuat Ma’ruf mungkin masih terjerat Pasal 340 tentang pembunuhan berencana subsider pasal 338 tentang pembunuhan juncto pasal 55 dan psaal 56 KUHP, seperti halnya Jesica Wongso.
Diketahui, lie detector adalah sebuah perangkat elektronik yang mengukur perubahan respons tubuh seseorang saat diberikan sejumlah pertanyaan terkait kasus yang melibatkannya.
Cara kerjanya dengan mengukur perubahan kondisi tubuh, seperti helaan napas, denyut jantung, tekanan darah, hingga peningkatan keringat.
Baca Juga: Nestle Kucurkan Dana Rp3,2 Triliun untuk Bangun Pabrik Baru di Kabupaten Batang
Ada sejumlah sensor yang dipasang di tubuh objek pemeriksaan, seperti jari-jari tangan, perut, lengan dan dada untuk mengukur semua parameter perubahan fisiologis sepanjang interogasi.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Sudah Pengalaman, Sosok Ini Ungkap Adanya Operasi Senyap Loloskan Ferdy Sambo dari Hukuman Mati
-
Akibat Terlibat Dalam Kasus Ferdy Sambo, Kombes Agus Harus Lepas Pangkat dan Jabatan di Polri
-
Alasan Bripka Ricky Tolak Perintah Ferdy Sambo, Sita 2 Senpi Brigadir J Saat di Magelang
-
Kombes Agus Nurpatria Diberi Sanksi PTDH, Kadiv Humas Ungkap Alasannya
-
Detik-Detik Bharada E Berubah Pikiran hingga Kesatuan Elit Turun Gunung Selamatkan Orangtua Eliezer, Tak Terbayang Perasaan Ferdy Sambo
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam