Deli.Suara.com - Masyarakat khususnya remaja perempuan di Medan sekitarnya diharapkan berhati-hati ketika berkenalan dengan cowok lewat aplikasi kencan online.
Pasalnya, pelaku kejahatan memanfaatkan keberadaan aplikasi kencan online ini untuk mengincar para korbannya yang kebanyakan ABG wanita.
Modusnya mudah, pelaku mengajak korban untuk berjumpa, dan ketika sudah berjumpa, pelaku meminjam harta benda korban seperti sepeda motor, handphone (Hp) dengan bermacam alasan, ketika barang diserahkan pelaku langsung abur meninggalkan korban.
Tak sekali dua kali, aksi kejahatan ini sudah sering terjadi. Pelaku memanfaatkan kepolosan remaja perempuan di Medan dan korbannya terus berjatuhan.
Teranyar, Jumat (16/9/2022) kemarin polisi menangkap dua orang pelaku kejahatan yang memanfaatkan aplikasi kencan online.
Kedua pemuda yang ditangkap polisi yaitu AS alias Dafa (21) warga Jalan Platina, Kecamatan Medan Marelan, dan MR alias Ajo (22) warga Jalan Pasar 2 Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.
Kapolsek Percut Seituan, Kompol M Agustiawan menjelaskan kronologi kejadian ini berawal dari perkenalan antara korban seorang wanita sebut saja Bunga dengan tersangka AS alias Dafa melalui aplikasi Omi pada, 31 Agustus 2022.
"Perkenalan ini berlanjut via aplikasi whatsapp. Kemudian dengan bujuk rayu, AS alias Dafa mengajak dan meyakinkan korban agar hubungan ini lebih dekat sehingga keduanya hampir setiap hari berkomunikasi," ungkapnya, Sabtu (17/9/2022).
Selang beberapa hari kemudian, tepatnya tanggal 12 September 2022, AS alias Dafa mengajak Bunga untuk bersua di kawasan Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.
Baca Juga: Jadwal Film Bioskop di Medan, Sabtu 17 September: Noktah Merah Perkawinan
Kemudian tersangka AS alias Dafa menyampaikan kepada temannya yakni AR alias Ajo, An dan Ar datang ke lokasi dan ikut membantu aksi tersangka AS alias Dafa.
"Setelah bertemu, tersangka AS alias Dafa mengajak korban untuk singgah ke minimarket di Jalan Pancing depan GOR," ungkap Agustiawan.
Saat itu, pelaku melancarkan aksi kejahatannya, korban disuruh tersangka AS alias Dafa untuk membeli minuman ke dalam minimarket.
"Setelah korban masuk ke dalam minimarket, tersangka langsung membawa lari sepedamotor korban," ujar Kompol M Agustiawan.
Sontak saja, kejadian itu membuat korban menangis. Dibantu keluarganya, korban lalu membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan.
Atas laporan korban, personel Polsek Percut Seituan diback up personel Subdit Jahtanras Polda Sumut melakukan penyelidikan.
Berita Terkait
-
Pelaku Curanmor di Medan Ditangkap Polisi
-
Menjamu Laskar Wong Kito, Pelatih I Putu Gede: Tak Perlu Melihat Nama Besar Sriwijaya FC
-
Seorang Remaja Terkapar Dibacok Preman di Deli Serdang
-
Pesantren Tahfiz Quran di Sibolangit Digeruduk Sekelompok Orang, Laskar Ormas Islam Marah Besar
-
Selebgram Medan Ditangkap Polisi Diduga Gegara Arisan Online
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
3 Moisturizer Brand Jepang untuk Flek Hitam Sesuai Review dan Klaim
-
Ada Transaksi Sampai Rp2,6 Miliar! Jabar Jadi 'Juara' Judol di Kalangan Penerima Bansos
-
Perfeksionis Sekaligus Teliti, Ini 10 Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Virgo
-
Thousand Cranes: Luka Masa Lalu dalam Karya Peraih Nobel Yasunari Kawabata
-
Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?
-
Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif
-
Red Notice Terbit, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir Lewat Jalur Interpol
-
Diskon Medical Check-Up di Siloam Pakai BRI, Cek Syaratnya
-
Juventus Bawa Kabar Baik untuk Emil Audero, saat Dia Terancam Jadi Kiper Ketiga Como
-
Ma Dong Seok Gabung Film Extraction 3, Satu Layar dengan Chris Hemsworth