/
Kamis, 22 September 2022 | 10:28 WIB
Tangkapan layar pria menganiaya orang yang sedang bersimpuh. (Ist)

Deli.Suara.com - Sebuah video yang menampilkan seorang pria menganiaya orang yang sedang bersimpuh di dalam ruangan beredar di media sosial (Medsos).

Video ini bikin heboh karena adanya narasi yang menyebutkan kalau pria yang dianiaya itu sedang salat. Nama organisasi terlarang di Indonesia yakni PKI, juga disebut sebagai pelaku penganiayaan.

Dilansir dari beritahits.id, Kamis (22/9/2022), pernyataan tersebut disampaikan oleh Rektor UIC Musni Umar dalam akun Twitternya @musniumar pada Selasa (20/09/2022) kemarin.

Musni Umar mengutip video dari akun @Mencaricinta99 yang menampilkan seorang pria menganiaya dan menghajar seseorang yang bersimpuh di lantai.

Sementara itu, pemuda lain yang berada di lokasi hanya terdiam menyaksikan tindakan keji tersebut.

Menurut pernyataan Musni Umar, dirinya mengklaim pria tersebut memiliki perilaku PKI dan menghajar orang yang sedang salat.

Begini narasi yang dituliskan Musni Umar dalam cuitan tersebut.

"Ini perilaku PKI. Orang yang baru selesai salat dihajar. Para pemuda hanya diam tidak bantu. Pemuda tempe" cuitnya.

Lalu benarkah pernyataan tersebut? Begini fakta sebenarnya:

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumut 22 September 2022: Siang dan Malam Berpeluang Hujan

Berdasarkan penelusuruan @TurnBackHoax, melalui akun Twitter resminya menyatakan bahwa video yang diklaim PKI menghajar orang salat adalah salah.

Faktanya, video tersebut tak berkaitan sama sekali dengan PKI maupun salat.

Peristiwa dalam video yang diunggah akun @Mencaricinta99 dan dikutip Musni Umar tersebut tidak berlokasi di Indonesia, namun terjadi di Thailand.

Lebih lanjut, latar belakang dari peristiwa dalam video tersebut ternyata berkaitan dengan tuduhan penggelapan oleh seorang atasan terhadap bawahan.

Mereka bergerak di bidang penagihan pinjaman dan tak ada kaitannya dengan salat.

Adapula narasi asli yang tertulis dalam artikel berita Thailand apabila diterjemahkan ke bahasa Indonesia, "Buka mulut pemuda itu untuk menagih pinjaman Klip sedang babak belur. Alasan tidak menagih hutang Mengatakan sekarang, berikan 3 ratus ribu. Saya tidak melakukannya".

Load More