Deli.Suara.com - Ekonomi global tengah bergejolak, dengan potensi lebih suram jika seandainya perang Rusia-Ukraina masih terus berkecamuk nantinya.
Ekonom Sumatera Utara (Sumut) Gunawan Benjamin menyampaikan kalau gejolak ekonomi tersebut tidak dapat dihindarkan.
"Dan faktanya bunga perbankan yang naik jelas akan memberikan tekanan pada dunia usaha, karena biaya modal mengalami kenaikan," ujarnya.
Kondisi ini, kata Gunawan, membuat ekspansi perusahaan melambat sehingga kurang bisa diharapkan dalam menyerap angkatan tenaga kerja.
Nah apa artinya resesi global bagi perekonomian Sumut? Dan apa dampak dari kebijakan suku bunga tinggi yang terjadi belakangan ini terhadap ekonomi Sumut?
"Selama bulan September ini, harga CPO dunia mengalami tekanan cukup signifikan. Harga CPO saat ini berada dikisaran 3.840 ringgit per ton. Padahal di bulan Mei 2022 harga CPO sempat menyentuh 7 ribuan ringgit per tonnya. Harga CPO sudah terpangkas hampir 50% sejauh ini," ujarnya.
Dan yang menjadi pemicu penurunannya adalah ancaman resesi di sejumah negara tujuan ekspor CPO Sumut seperti Amerika Serikat dan Eropa. Ditambah lagi melambatnya pertumbuhan ekonomi di China.
"Ada penurunan kinerja ekspor mencapai 50% di bulan Mei. Dan saat ini harga CPO yang terpangkas 50% dibandingkan dengan harga tertinggi di bulan Mei," katanya.
"Jadi ancaman resesi global tengah menghantui ekonomi Sumut sejauh ini. Disisi lain, suku bunga acuan juga sudah dinaikkan, ini membuat dunia usaha dimana pun khususnya di Sumut akan terbebani dengan biaya modal yang kian tinggi," sambungnya.
Lantas upaya apa yang bisa Sumut lakukan? Gunawan berharap banyak pada pemerintah pusat maupun daerah untuk terus berupaya agar semua proyek yang mengandalkan APBN dan APBD bisa diserap secepat mungkin.
"Rancangan pembangunan ke depan harus berorientasi pada menjaga ketahanan pangan dibandingkan infrastruktur, dan harus ada alokasi kebijakan bantalan sosial yang lebih besar untuk menjaga daya beli masyarakat," ungkapnya.
Gunawan mengatakan skala prioritas ada di ketahanan pangan dan daya beli masyarakat.
"Karena suka tidak suka, siap tidak siap, ancaman resesi global yang terjadi saat ini akan datang ke wilayah Sumut. Kita tidak bisa menghindarinya, yang kita bisa lakukan adalah bersiap dengan segala kemungkinan terburuk yang akan datang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tak Kunjung Usai, Ini Jumlah Kerugian dan Korban Jiwa Perang Rusia Ukraina
-
BIN Dorong Bank Indonesia dan DPRD Keerom Dukung PMI untuk Ketahanan Pangan di Papua
-
Emmanuel Macron Anggap Sinis Rencana Rusia tentang Referendum Ukraina Timur
-
Belasan Ribu Buruh di Sukabumi Terkena PHK, Tanda Resesi Global di Depan Mata?
-
Apakah Amerika Serikat Sedang Resesi?
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Bogor 18 Februari 2026 Khusus Warga Muhammadiyah
-
Harga Cuma Rp350 M, Manchester United dan Barcelona Berebut Bek Dortmund Julian Ryerson
-
Bangun Komunikasi Kredibel, PTBA Borong Empat Penghargaan Public Relations Bergengsi
-
Joan Laporta Tuduh Ada Tangan-tangan Tak Tampak Ingin Barcelona Gagal Juara La Liga
-
Allegri Kibarkan Bendera Putih: Sebut Inter Favorit Scudetto, Milan Fokus Tiket Liga Champions
-
10 Hotel Bukber di Lampung dengan View Laut, Update Harga dan Promo Terbaru
-
Asisten Ten Hag Bongkar Konflik Cristiano Ronaldo di MU: Ogah Pressing, Pilih Angkat Kaki
-
Wayne Rooney Sebut Arne Slot Tak Punya Aura Kuat sebagai Pelatih Liverpool
-
Siap-Siap Ngabuburit! Ini 4 Rekomendasi Spot Berburu Takjil Paling Hits di Cibinong Bogor
-
6 Jalan Ini Jadi Prioritas Perbaikan di Banten Jelang Mudik Lebaran 2026