/
Rabu, 28 September 2022 | 16:31 WIB
Mantan juru bicara KPK, Febri Diansyah. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Mantan juru bicara KPK, Febri Diansyah saat ini menjadi pengacara Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo. Sosok mantan anggota KPK itu akan menemani Arman Hanis dan Rasamala Aritonang mendampingi perjalanan kasus hukum yang dihadapi istri Ferdy Sambo itu.

Sebelumnya, Febri sempat menemui Putri Candrawathi sambil mempelajari kasus hukum yang menimpanya yaitu pembunuhan Brigadir J pada bulan Juli lalu.

Febri berjanji akan berlaku objektif sebagai praktisi hukum kala mendampingi istri Ferdy Sambo tersebut.

“Setelah saya pelajari perkaranya dan bertemu dengan Bu Putri, saya sampaikan bahwa kalaupun saya menjadi kuasa hukum, saya akan dampingi secara objektif,” tutur Febri, Rabu (28/9/2022).

Tentu saja, beragam reaksi publik muncul usai keputusan Febri tersebut. Dalam kesempatan terpisah, mantan jubir KPK itu juga mengaku tidak kaget atas respon publik yang juga memuat kritikan atas keputusannya mendampingi Putri Candrawathi yang merupakan tersangka pembunuhan Brigadir J.

“Saya paham, ada yang setuju ada yg tidak. Mgkn jg ada yg marah, kecewa atau bahkan mendukung,” tulis Febri via akun Twitternya.

Keputusan untuk mendampingi Putri Candrawathi itu juga membuat rasa ingin tahu publik terhadap sosok Febri semakin tinggi. Saat ini publik berusaha menggali rekam jejak dan profil Febri Diansyah selengkapnya.

Diketahui Febri Diansyah lahir pada 8 Februari 1983 di Padang, Sumatera Barat. Sejak muda, Febri tertarik dengan hukum dan aktivisme penegakan hukum. Ia juga sangat gencar dalam aktivisme anti korupsi sebab ia menilai korupsi menjadi akar permasalahan hukum yang menggerogoti bangsa ini.

Febri Diansyah sempat menuntut ilmu di Fakultas Ekonomi Universitas Andalas hingga akhirnya mengalami ketidakcocokan dan pindah ke Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada pada 2002 lalu. Febri lulus dengan gelar Sarjana Hukum pada 2007. 

Baca Juga: VIRAL! Video Agnez Mo dan Najwa Shihab Tampar Nikita Mirzani di YouTube, Simak Faktanya!

Setelah lulus kuliah, Febri langsung terjun ke dunia antirasuah dengan bergabung di Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai peneliti hukum.

Berkat kiprahnya di ICW, Febri digandeng oleh KPK. Ia mendapatkan perhatian khusus berkat kontribusinya sebagai pengamat isu korupsi yang berpengaruh. Ia juga sempat mendapatkan anugerah penghargaan dari lembaga riset pencegahan korupsi, Charta Politika Indonesia.

Febri juga sempat memperoleh perhatian khusus dari komunitas pemerhati isu korupsi berkat kritiknya terhadap kasus megakorupsi seperti kasus Wisma Atlet beberapa tahun silam. 

Sumber: Suara.com 

Load More