/
Kamis, 29 September 2022 | 19:48 WIB
Petugas Satpol PP melaksanakan razia esek-esek di Bukit Simarsayang. (Istimewa)

Deli.Suara.com - Sebuah video yang menampilkan petugas Satpol PP Kota Padang Sidempuan menggelar razia esek-esek di Bukit Simarsayang, Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara (Sumut), viral.

Pasalnya dalam razia tersebut, petugas mendapati adanya pasangan yang diduga sedang berbuat tidak senonoh di dalam pondok. Mirisnya, sang pria kabur meninggalkan pasangan wanitanya dalam keadaaan nyaris tanpa busana.

Dilansir SuaraSumut.id, dari akun Instagram @TKPMedan, Kamis (29/9/2022), tampak petugas melakukan penyisiran di sejumlah pondok yang berdiri di areal perbukitan. 

Suasana di lokasi tampak masih asri, dan banyak di tumbuhi pepohonan. Nah, ketika petugas meringsek tampak seorang pria lari tunggang langgang dengan kondisi telanjang dada, ke arah atas bukit.

"Woi, woi," teriak petugas sembari mengejar pemuda tersebut.

Namun, pemuda tersebut terus melarikan diri hingga ke puncak berbakitan dan kemudian menghilang hingga ke ujung jalan.

Selanjutnya, petugas Satpol PP yang dibantu dengan TNI Polri kemudian mendatangi pondok kayu berukuran sekitar 2x2 meter. 

Di dalam pondok tersebut petugas menemukan seorang wanita yang diduga pasangan dari pria yang kabur tersebut. Wanita tersebut tampak bergegas memakai baju.

"Pakai celanamu, aduh," kata salah seorang petugas kepada wanita tersebut.

Baca Juga: Pengusaha Ini Yakin AS Akan Jatuh ke Jurang Resesi pada Tahun 2023

Dalam narasinya, pengunggah video @TKPMedan menyebutkan kalau razia itu digelar pada Selasa (27/9/2022) kemarin untuk meminimalisir penyakit masyarakat di Bukit Simarsayang Kota Padang Sidempuan.

"Ditinggal kabur pas lagi sayang-sayangnya, dalam keadaan bugil," tulis narasi dalam video tersebut.

Sontak saja begitu beredar di media sosial ramai publik memberikan komentar.

"Adek tak selamanya cinta itu indah kwkwkw, pas lagi kepengen adek embat, pas lagi udah kepengen adek tinggal kan," kata warganet @ompel*****.

Ada juga netizen yang mengecam adanya dokumentasi video dalam  penggerebekan tersebut.

"Apakah ada aturannya oknum-oknum seperti pada video ini diizinkan mendokumentasi orang lain (terutama perempuan) yang sedang telanjang saat bertugas?? Karena setiap manusia memiliki hak asasi," kecam warganet @klas********.

Load More