Deli.Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi bahwasanya terjadi gempa di kawasan Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut) dengan magnitudo M5,8, Sabtu, (1/9/2022) pukul 02.28 WIB.
Sebuah video yang dilihat oleh Deli.Suara.com di @tkpmedan, terlihat penduduk Tarutung, Taput keluar rumah semua diakibatkan getaran gempa. Tak hanya itu, di sana pun terlihat gelap gulita karena adanya pemadaman listrik.
Polisi pun melakukan partoli dengan menggunakan mobil patwal. Mereka pun menginformasikan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik.
Sementara itu , Plt Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menginformasikan dari hasil analisi menunjukkan gempa ini memiliki para update dengan magnitudo M5,8.
"Episenter gempa terletak pada koordinat 2,11° LU ; 98,83° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada kedalaman 10 km,"ucapnya kepada wartawan.
Lebih lanjut, BMKG memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis dangkal.
"Akibat adanya aktivitas sesar besar Sumatera segmen Renun. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser," jelasnya.
Akibat dari gempa itu, Daryono menyembut kawasan Tarutung merasakan gempa dengan skala intensitas VI MMI.
"Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar di daerah Sipahutar dengan skala intensitas V MMI. Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun," ujarnya.
Tak hanya itu, BMKG merilis kawasan Singkil juga alami gempa dengan skala intensitas IV MMI, Tapak Tuan dan Gunung Sitoli dengan skala intensitas III MMI.
Baca Juga: Demokrat Sebut Pasangan Anies-AHY Hampir Tidak Ada Tandingannya
"Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu. Berdasarkan informasi sementara gempa bumi ini menimbulkan kerusakan pada beberapa rumah warga di Tapanuli. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini," terangnya.
Masih kata Daryono, gempa susulan terjadi pada pukul 04.05 WIB. Hasil pantauan BMKG menunjukkan 24 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo terbesar M5,1 dan magnitudo terkecil M2,5.
"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," jelasnya.
"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya," pungkasnya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi sosial media BMKG.
Reporter : Beni Nasution
Berita Terkait
-
Sabtu Dini Hari, Tapanuli Utara Diguncang Gempa Tiga Kali Berturut-turut
-
Gempa 6 Magnitudo dengan Dua Kali Susulan Mengguncang Tapanuli Utara Sumut
-
Prakicu Awal Oktober 2022 Untuk Wilayah JABODETABEK; Pagi Cerah, Siangnya Hujan
-
BMKG Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini, Sabtu, 1 Oktober 2022
-
KAI Sumut Sosialisasi Keselamatan di 77 Perlintasan Sebidang Serentak
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati