/
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 08:21 WIB
Ilustrasi gempa bumi. (Antara)

Deli.Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi bahwasanya terjadi gempa di kawasan Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut) dengan magnitudo M5,8, Sabtu, (1/9/2022) pukul 02.28 WIB. 

Sebuah video yang dilihat oleh Deli.Suara.com di @tkpmedan, terlihat penduduk Tarutung, Taput keluar rumah semua diakibatkan getaran gempa. Tak hanya itu, di sana pun terlihat gelap gulita karena adanya pemadaman listrik. 

Polisi pun melakukan partoli dengan menggunakan mobil patwal. Mereka pun menginformasikan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. 

Sementara itu , Plt Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menginformasikan dari hasil analisi menunjukkan gempa ini memiliki para update dengan magnitudo M5,8. 

"Episenter gempa terletak pada koordinat 2,11° LU ; 98,83° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada kedalaman 10 km,"ucapnya kepada wartawan. 

Lebih lanjut, BMKG memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis dangkal. 

"Akibat adanya aktivitas sesar besar Sumatera segmen Renun. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser," jelasnya.
 
Akibat dari gempa itu, Daryono menyembut kawasan Tarutung merasakan gempa dengan  skala intensitas VI MMI. 

"Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar di daerah Sipahutar dengan skala intensitas V MMI. Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun," ujarnya. 

Tak hanya itu, BMKG merilis kawasan Singkil juga alami gempa dengan skala intensitas IV MMI, Tapak Tuan dan Gunung Sitoli dengan skala intensitas III MMI.

Baca Juga: Demokrat Sebut Pasangan Anies-AHY Hampir Tidak Ada Tandingannya

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu. Berdasarkan informasi sementara gempa bumi ini menimbulkan kerusakan pada beberapa rumah warga di Tapanuli. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini," terangnya.

Masih kata Daryono, gempa susulan terjadi pada pukul 04.05 WIB. Hasil pantauan BMKG menunjukkan 24 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo terbesar M5,1 dan magnitudo terkecil M2,5. 

"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," jelasnya.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya," pungkasnya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi sosial media BMKG.

Reporter : Beni Nasution

Load More