/
Jum'at, 21 Oktober 2022 | 07:22 WIB
Foto Tony Blair dengan Presiden RI Jokowi

Deli.suara.com – Akhir-akhir ini Indonesia tengah diributkan dengan sosok Tony Blair—pria berkebangsaan Inggris yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris terlama periode 1997-2007.

Namanya mulai ramai diperbincangkan setelah dirinya memuji sekaligus turut mempromosikan proyek Ibu Kota Negara (IKN) ke kancah internasional.

Tony Blair sendiri lahir di Edinburgh, Skotlandia pada tanggal 6 Mei 1953. Ia juga merupakan seorang lulusan dari Universitas Oxford dan mengambil jurusan hukum saat itu.

Dilansir dari laman kompas.com, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan berkata bahwa Presiden RI Joko Widodo meminta Tony Blair mempromosikan IKN ke dunia.

“Presiden minta Tony Blair, dan Tony Blair kebetulan menawarkan diri juga untuk membantu promosikan ibu kota baru ini ke internasional,” papar Luhut dalam siaran pers hari Rabu (19/10/2022).

Di tahun 2020, Tony Blair resmi menjadi anggota Dewan Penasihat IKN bersama CEO sekaligus pendiri SoftBank, Masayoshi Son dan Presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammad bin Zayed al Nahyan yang masih menjadi putra mahkkta UEA saat itu.

Dilansir dari laman presidenri.go.id, Presiden Joko Widodo dan Tony Blair baru saja bertemu di Istana Merdeka, Jakarta pada hari Rabu (19/10/2022). 

Dikutip dari laman Sekretariat Kabinet RI, Tony Blair mengatakan bahwa pemerintah bisa melakukan promosi ke beberapa negara lain, seperti Republik Rakyat Tiongkok, Persatuan Emirat Arab, dan sejumlah perusahaan asing di Asia untuk berinvestasi di IKN.

Tak hanya penasaran dengan kerja sama yang dilakukan Tony Blair bersama Presiden Joko Widodo, sebagian orang juga bertanya-tanya sosok sebenarnya Tony Blair—sang mantan Perdana Menteri Inggris yang menjabat paling lama.

Baca Juga: Media China Kagum Karena Jokowi Bisa Buat Xi Jinping Tertawa

Tony Blair memiliki nama lengkap Anthony Charles Lynton Blair. Setelah lulus kuliah, Tony Blair langsung meniti karirnya dengan terjun sebagai pengacara.

Di tahun 1975, Tony Blair bergabung dengan Partai Buruh, dan di tahun 1983, ia berhasil mengamankan kursi parlemen dari dapil Sedgefield. Di tahun 1992, Tony Blair juga berhasil mengambil beberapa peran Kabinet Bayangan tepat sebelum ia menjadi Menteri Dalam Negeri Bayangan.

Tak sampai situ saja, Tony Blair juga berhasil mereformasi Klausul IV konstitusi Partai Buruh, hingga ia pun dipandang sebagai politikus dengan karisma yang luar biasa.

Di tahun 1997, Partai Buruh menang pemilu hingga mengakibatkan Tony Blair, selaku pemimpin partai tersebut otomatis menjadi Perdana Menteri Inggris pada tanggal 2 Mei 1997. Banyak pencapaian yang berhasik Tony Blair dapatkan, dan salah satu pencapaian terbesarnya adalah saat proses perdamaian Irlandia Utara di tahun 1998.

Meskipun banyak yang dicapai oleh Tony Blair, ia tetap memilih mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri pada 27 Juni 2007. Alasannya karena perpecahan di dalam partai semakin runyam hingga akhirnya Tony Blair memutuskan berhenti menjadi Perdana Menteri Inggris.

Load More