Deli.Suara.com – Sebanyak 12 bahan pokok strategis dalam kondisi aman untuk beberapa bulan ke depan. Ke-12 bahan pokok itu adalah beras, daging, bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe rawit, daging sapi, daging ayam, telur ayam, kedelai, minyak goreng dan juga gula pasir.
“Semua kebutuhan tersebut kita jaga dengan kuat. Bahkan neraca kita dari 3 tahun terakhir menunjukkan, semua berjalan baik. Memang ada beberapa komoditi yang berasal dari impor, tapi semua bisa kita kendalikan,” ujar Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam program President’s Corner 3 Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, yang disiarkan Jumat (21/10/2022).
Khusus ketersediaan beras, menurut SYL, stok yang ada saat ini mencapai 10,2 juta ton dan masih akan bertambah lagi, seiring panen raya di sejumlah sentra.
Menurutnya, beras adalah kebutuhan utama masyarakat Indonesia yang tidak boleh kurang oleh kondisi apapun.
“Alhamdulilah dari neraca yang kita siapkan di tahun 2022 ini, semua aman, cukup baik. Bahkan kalau bicara beras sebagai komponen yang paling strategis dan dasar, kita punya stok 10,2 juta ton dan masih menuai panen-panen pada waktu yang akan datang,” jelasnya.
SYL memaparkan, tersedianya komoditas beras selama ini merupakan hasil kerja keras petani dan semua pihak yang terlibat dalam melakukan produksi. Hal inilah yang membuat IRRI dan badan pangan dunia FAO memberikan apresiasi dan penghargaan swasembada.
“Saya kira, pertanian dan ketahanan pangan Indonesia, salah satu ketahanan pangan yang menurut FAO menjadi leader dan contoh pada negara-negara tropis. Sistem ketahanan pangan kita mendapatkan penghargaan dari FAO. Tidak hanya itu, kalau kita lihat ekspor kita tumbuh dengan baik,” terangnya.
SYL menambahkan, pertanian telah terbukti mampu menjadi salah satu bantalan ekonomi nasional, di saat Indonesia dan dunia mengalami krisis pandemi. Komoditas Indonesia banyak yang menjadi komoditas unggulan di pasar internasional.
“Kita harus percaya diri menyatakan bahwa kita memiliki sistem dengan kerja sama yang sangat baik, keterlibatan para bupati dan gubernur secara baik. Pangan kita pun cukup bisa menghadapi berbagai macam gejolak,” katanya.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Game PS4 yang Wajib Kamu Mainkan
SYL meminta jajaran Kementan dan pemerintah daerah untuk terus menjaga pangan, khususnya 12 kebutuhan bahan pokok hingga akhir tahun mendatang.
“Kita harus jaga kebutuhan dasar nasional kita, khususnya di 12 komoditi, semua daerah harus menjaga. Kita punya maping, mana daerah produsen, mana daerah kekurangan, bagaimana mengatur ekosistem dan logistiknya seperti itu harus kita persiapkan. Yang lebih penting, besok kita hadapi krisis global yang pasti kita akan terimbas,” tandasnya.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Mentan SYL Pastikan 12 Bahan Pokok Strategis untuk Beberapa Bulan ke Depan dalam Kondisi Aman
-
Bantuan PKH Itu Untuk Beli Beras, Telur, Susu Dan Baju, Bukan Beli Handphone, Tegas Presiden Jokowi
-
Harga Beras Menjadi Rp 9.000- Rp 9.200/kg Sampai Kapan?
-
Gudang Beras di Seyegan Dibobol Maling, Beras Seberat 1 Ton Raib Dicuri
-
5 Cara Menghilangkan Kutu Beras yang Efektif, Mudah Dilakukan
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Beda Deodoran dan Antiperspirant, Mana yang Ampuh Mengatasi Bau Badan?
-
5 Lip Balm Lokal Castor Oil: Rahasia Bibir Lembap Seharian!
-
Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?
-
Resmi Promosi, Bupati Sleman Minta PSS Jaga Komitmen di Super League: Jangan Sampai Turun Kasta Lagi
-
Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata
-
Setelah Pre-Order Dibuka di China, 2 HP Midrange Oppo Terbaru Lolos Sertifikasi Global
-
Hammersonic 2026 Sukses Digelar, Padukan Musik Keras dengan Estetika Visual Megah
-
KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA
-
Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos
-
Saat Algoritma Lebih Berkuasa, The Devil Wears Prada 2 Terasa Lebih Relevan