/
Selasa, 25 Oktober 2022 | 10:42 WIB
Tangkapan layar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menelepon Jeka Saragih. (Instagram)

Deli.Suara.com - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi mengundang Jeka Saragih atas keberhasilannya masuk final Ultimate Fighting Championship (UFC).

Petarung bela diri campuran (MMA) Jeka Asparido Saragih atau Jeka Saragih, yang merupakan putra daerah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, selangkah lagi akan mendapatkan kontrak eksklusif dari UFC.

Hal itu usai keberhasilan Jeka Saragih menaklukkan petarung asal Korea Selatan, Ki Won-bin, pada Minggu (23/10/2022) malam. Jeka menang KO pada ronde pertama dengan durasi laga 2 menit 41 detik.

Atas kemenangan tersebut, pria kelahiran 3 Juli 1995 itu selangkah lagi menuju laga final melawan petarung asal India, Anshul Jubli, dan mendapatkan kontrak dari UFC.

Dilihat Deli.Suara.com dari akun Instagram edy_rahmayadi pada Rabu (25/10/2022), tampak Gubernur bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra berjalan di luar aula dinas. 

Tak lama berselang, Edy lalu menelepon Jeka Saragih.

"Paten kau, paten kau. Cocok kau jadi orang Batak. Satu kali pukul, selesai. Nanti ku adu kau sama Kapolda, jago juga ini ," ucap Edy saat menelepon Jeka. 

Mendengar pernyataan Jeka tersebut, dengan rasa bangga Edi mengundang pria asal Simalungun itu berjumpa dengan dirinya. 

"Kau Jumpa aku ya, aku tunggu kau ya. Paten kau, paten kau, sukses," ucap orang nomor satu Sumut ini.  

Baca Juga: HP Anda Diblokir WhatsApp? Inilah Daftar HP yang Tidak Bisa Menggunakan WhatsApp Sony, LG, Huawei Hingga iPhone

Edy pun menanyakan kepada Jeka kembali ke tanah air agar bisa berjumpa dengannya. 

"Siap pak, mungkin Senin (31/10/2022) sampai ke Medan," ucap Jeka. 

Jeka Saragih, petarung asal Indonesia berhasil mengalahkan Ki Won Bin di semifinal Road to UFC pada Minggu (23/10/2022). 

Pertarungan ini merupakan kesempatan bagi Jeka untuk bisa mendapatkan kontrak di UFC.  Hasil ini tentu mampu membuat masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Simalungun, Sumatera Utara merasa bangga. 

Reporter : Beni Nasution

Load More