Deli.Suara.com - Kritikus Faizal Assegaf menilai langkah PDIP memberikan sanksi kepada Ganjar Pranowo tidak mengherankan demi menyelamatkan partai berlambang banteng itu dari tekanan politik.
Tekanan politik ini, kata Faizal dilakukan oleh presiden Joko Widodo dan buzzer istana. Bahkan menurutnya, tekanan-tekanan ini dilakukan untuk melucuti pengaruh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP Puan Maharani.
“Tensi kian panas, upaya melucuti pengaruh Bu Mega dan menyudutkan Puan terus dialirkan secara masif dan liar,” tulis Faizal di akun Twitternya, Rabu (26/10/2022).
“Sebagai reaksi, PDIP melontarkan teguran keras kepada Ganjar. Tersirat peringatan serius bu Mega pada Jokowi dan buzzer Istana. Sikap bu Mega tepat dan berwibawa,” lanjutnya.
Faizal menilai langkah-langkah terselubung kubu Jokowi, termasuk Ganjar, membuat basis loyalis trah Soekarno mulai gerah. Pasalnya, bisa jadi pencapresan Ganjar merupakan bagian skenario mengambil alih kepemimpinan PDIP dari tangan Megawati.
Faizal justru memuji PDIP, dalam hal ini Megawati yang konsisten memberikan dukungannya terhadap Puan. Justru hal ini membuat publik menilai langkah PDIP tidak ugal-ugalan, serta cenderung sejuk dan elegan.
“Upaya ibu Mega untuk sementara terlihat efektif menyelamatkan PDIP yang makin nyaris dibajak oleh tekanan liar buzzer Istana,” tutur kritikus yang pernah berkonflik dengan Menteri Erick Thohir tersebut.
“Bila ikhwal itu dipertahankan, tentu skenario mengambil alih kepemimpinan PDIP oleh Jokowi melalui pintu masuk pencapresan Ganjar gagal total,” tandasnya.
Sementara itu, meskipun sudah menerima teguran lisan dari Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komaruddin Watubun didampingi Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto ketika mengklarifikasi, Ganjar Pranowo tetap tidak menarik pernyataan sikapnya.
Baca Juga: Deni Sumargo Ngaku Pernah Diselingkuhi, Respon Ayu Ting Ting Tak Terduga
Ganjar mengaku memegang prinsip kader harus selalu siap dengan apapun keputusan partai. “Saya orang diklat. Semua kader mesti siap apapun,” tegas Ganjar.
Walau begitu, Ganjar menegaskan pihaknya tetap menerima teguran sebagai bentuk kedisiplinan kader partai. Ganjar juga mengaku siap menerima keputusan apapun yang ditetapkan oleh Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.
“Tetapi semua keputusan ada di Ketua Umum dan itu adalah keputusan kongres yang semua kader harus ikut,” katanya.
“Kami mendapatkan peringatan, tentu sebagai kader kami terima. Ini juga bagian dari disiplin yang tadi disampaikan Pak Hasto,” imbuhnya.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Wajar PDIP Tegur Ganjar Pranowo dan Rudyatmo
-
Hasto Kristiyanto Bikin Ketua PDIP Kota Solo Menunggu 30 Menit, Rudyatmo: Saya Taat dan Patuh
-
Ikut Dijatuhi Sanksi Keras dari PDIP Gegara Dukung Ganjar Nyapres, FX Rudy Kader Senior Tak Beri Contoh Baik
-
Profil FX Rudy, Eks Wali Kota Surakarta Dipanggil PDIP Buntut Dukung Ganjar Nyapres
-
'Mari Kerja Sama', Jokowi Ucapkan Selamat pada Rishi Sunak, Perdana Menteri Baru Inggris
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Gegara Kematian Badak Jawa, Pegiat Satwa Resmi Layangkan Somasi ke Kemenhut dan BTNUK