Deli.suara.com – Postingan viral BEM UI kritik pemerintahan Jokowi membuat jagat dunia maya heboh! Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) tersebut mengatakan, selama menjabat sebagai pemimpin negara, Jokowi dan wakil presiden, Ma’ruf tak memenuhi janji politik mereka yang selama ini ditunggu oleh rakyat.
“Segala hal manis yang diucapkan oleh Jokowi dan Ma’ruf Amin pada masa kampanye hanyalah angin lalu demi memuluskan jalan menuju kekuasaan tanpa pernah terealisasi maksimal,” tulis BEM UI di cuitannya di akun Twitter @BEMUI_Officiall, Selasa (25/10/2022).
BEM UI menilai, Presiden Joko Widodo sama sekali tak peduli pada suara rakyat yang telah memilihnya sebagai kepala negara. Ia justru malah memperburuk kehidupan rakyat yang selama ini selalu menunggu hasil kinerjanya.
Menurutnya, kinerja Presiden Joko Widodo juga kian hari diperburuk dengan adanya Ma’ruf yang sama sekali tak terlihat hasil kerjanya. Ma’ruf dianggap sebagai simbol dan pajangan saja yang selalu menempel di depan kelas.
“Jokowi adalah contoh baik bagi kita tentang seorang Presiden yang dipilih dengan suara rakyat. Tetapi, tidak pernah menunjukkan keberpihakannya pada rakyat dan sering memperburuk sendi-sendi kehidupan rakyat,” tulis unggahan BEM Ui, pada hari Selasa (25/10/2022).
“Bagaimana mungkin kita menuju kemajuan jika negara ini dipimpin oleh pendusta dan sebuah foto pajangan?” lanjutnya.
“Lebih dari setengah masa jabatan Jokowi-Ma’ruf Amin telah berjalan, tetapi tak ada satu pun janji-janji politik yang terpenuhi sempurna,” tutur BEM UI.
Tagar ‘cukup sudah’ yang dilayangkan BEM UI juga viral di Twitter. Kepala Departemen Aksi dan Propaganda, Taffi Hensan Kurniawan pun turut berkomentar terkait maksud dari tagar tersebut.
“Sebenarnya tagar yang kami angkat bermaksud untuk memperingatkan Pak Jokowi supaya cukup sudah membohongi rakyat, cukup sudah Pak Jokowi membuat kebijakan-kebijakan bermasalah, dan cukup sudah Pak Jokowi terus hadirkan kekecewaan. Jangan lagi kabinet ini membuat kebijakan-kebijakan yang tidak prorakyat. Kami butuh angin segar."
Baca Juga: Ternyata Gara-gara Ini Nikita Mirzani Ditahan, Video Ini Viral Diburu Netizen
BEM UI juga mengunggah sebuah foto animasi yang mengundang perhatian netizen di Twitter. Dalam gambar tersebut, Jokowi digambarkan dengan hidung yang panjang dan ada tulisan ‘Kerja! Kerja! Kerja! Tapi sia-sia’.
Ketua BEM UI, Bayu Satria Utomo juga mengkonfirmasi terkait unggahan tersebut. Ia mengatakan, unggahan tersebut memang pernyataan dari pihaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian