Deli.suara.com - Musisi I Gede Aryatisna atau JRX mengaku sempat mengalami depresi lantaran terjerat masalah hukum. Bukan hanya JRX bahkan istrinya, Nora Alexandra juga sempat merasakan hal yang sama. Bagaimana menangani masalah mental seperti ini tanpa obat atau psikolog? Salah dua kiat penanganan alternatif atas depresi adalah akupuntur dan terapi minuman herbal.
Ditemui awak media saat proses penanganan masalah hukum yang hadapinya, Jerinx mengaku sangat menyesal. “Justru yang lebih banyak dirugikan malah dari pihak saya. Istri saya dan saya depresi. Sempat ingin bunuh diri berdua,” aku Jerinx saat ditemui di PN Jakarta Pusat, belum lama ini.
Akupuntur Untuk Mengatasi Depresi
Depresi adalah salah satu gangguan mental yang perlu cepat diatasi karena mengganggu kualitas hidup penderitanya.
Sebenarnya, ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ini. Namun, salah satu cara yang akan dibahas kali ini adalah dengan memanfaatkan akupuntur.
Pernahkah Anda mendengar tentang terapi akupuntur? Terapi ini memiliki banyak manfaat di dalamnya, salah satunya untuk mengobati depresi.
Terapi ini merupakan salah satu terapi asal Cina yang hingga kini masih banyak diminati masyarakat, terutama di Indonesia.
Terapi ini identik dengan sebutan terapi tusuk jarum, karena alat yang digunakan adalah sebuah jarum tipis.
Meskipun akupuntur terlihat mudah dilakukan, pada kenyataannya terapi ini cukup sulit dan perlu pemahaman khusus saat seorang terapis meletakkan jarum di beberapa bagian tubuh pasien.
Terapis perlu tahu letak titik akupuntur mana yang berhubungan dengan keluhan pasien. Selain itu, ukuran jarum yang digunakan juga perlu diperhatikan agar tidak muncul efek samping.
Bahkan, sebelum diakupuntur, kesterilan alat yang digunakan juga harus sangat diperhatikan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir adanya infeksi atau masalah lain yang bahkan bisa lebih serius.
Kedalaman penusukan jarum juga perlu diperhatikan. Salah menusukkan jarum atau terlalu dalam juga dapat menimbulkan efek samping yang tentu saja merugikan pasien dan akan berakibat fatal.
Saat jarum ditusukkan, hormon endorfin yang merupakan hormon pereda nyeri alami dan merangsang rasa bahagia dan bugar di dalam tubuh akan ikut aktif. Hal ini otomatis dapat membuat seseorang terasa sehat dan rileks.
Para peneliti menyebut akupuntur elektro dapat menghambat peningkatan hormon stres atau kadar kortisol. Namun, penelitian tersebut dianggap masih kurang meyakinkan tentang keefektifan akupuntur dalam mengobati depresi.
Minuman Herbal untuk Mengobati Depresi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
7 Promo Sepatu Adidas di Sports Station Akhir Maret 2026, Mulai Rp300 Ribuan
-
Sihir, Ganja, Miras, Buku, dan Islam: Membongkar Pola Berpikir yang Dianggap Final oleh Masyarakat
-
Cara Mengembalikan Kulit yang Belang? Ini 7 Langkah Efektif yang Bisa Dilakukan
-
Rincian Fitur Redmi Smart TV MAX, Hadirkan Layar 100 Inci 144 Hz dengan Harga Miring
-
Upaya Mendeteksi Minat pada Anak sejak Dini dalam Buku Bimbingan Karier
-
Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel
-
Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit
-
Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK
-
Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?
-
Eat the Frog: Agar Pekerjaan Berat Cepat Selesai, Makan 'Kataknya' Dulu!