Deli.suara.com - Beberapa saksi dihadirkan dalam sidang kasus pembunuhan Brigadir J. Akan tetapi, seringkali para saksi seperti memberikan kesaksian yang tidak masuk akal.
Tak sedikit yang akhirnya menuding sejumlah saksi memang didikte dari mulai BAP hingga memberikan kesaksian di persidangan.
Misalnya saja asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Susi yang diduga menggunakan handsfree saat persidangan.
Berkaitan dengan hal itu, pengacara Elza Syarif ikut memberikan tanggapan. Dia mengaku mengikuti perkembangan kasus ini, bahkan dirinya mengungkap hal yang mengejutkan ketika menghadiri program Perempuan Bicara di tvOne.
Elza mengaku mendapatkan informasi terkait dengan saksi untuk kasus Ferdy Sambo yang ketahuan memakai handsfree saat pembuatan BAP.
"Saya melihat informasi, bahwa waktu membuat BAP itu, pada waktu masih kekuasaan Sambo masih ada, sehingga ada dipasang seperti headset di sini (di telinga) sehingga menjawabnya ada yang mendiktekan," kata Elza, dikutip Suara.com dari kanal YouTube tvOneNews, Sabtu (12/11/2022).
Apa yang disampaikan oleh Elza langsung dikonfirmasi oleh pembawa acara. "Ini informasinya betul adanya?"
"Sempat dibuka," tegas Elza. "Waktu itu salah satu saksi yang mengaku hal ini, tapi saya nggak tahu apakah Susi itu termasuk atau enggak."
Akan tetapi, Elza mengaku lupa dengan nama saksi yang ketahuan memakai handsfree.
"Saya lupa namanya, sempat diketahui (memakai handsfree) oleh penyidik, akhirnya dibuka," ujar Elza.
"Ini fakta, bisa dikonfirmasi?"
"Waktu itu keterangan saksi siapa, salah satu ajudannya, saya lupa namanya,"
"Tapi ini terjadi ya, Bu Elza? Bisa dipertanggung jawabkan.
"Iya. Waktu itu dia bicara di persidangan, tapi tidak sampai selesai."
Lebih lanjut, Elza berpendapat bahwa hal ini bisa menjadi pertimbangan terkait adanya kemungkinan saksi didikte ketika memberikan kesaksian. Elza sendiri menegaskan Susi belum tentu ikut terlihat dalam skenario dikte kesaksian seperti ini.
Berita Terkait
-
Sambil Merokok dengan Ekspresi Tegang, Kondisi Ferdy Sambo Setelah Tembak Brigadir J Terungkap, AKBP Ari Cahya: Wajah Merah yang Tegang
-
Makin Panas! Kubu Ferdy Sambo Terus-terusan Fitnah ke Brigadir J, Kamaruddin: Fitnah Tidak Mengurangi Hukuman
-
Dibongkar PHL Propam, Ferdy Sambo Punya Sifat Temperamen, Ariyanto: Kalau Pekerjaan Tidak Sesuai, Pasti Dimarahi
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Terpopuler: 4 Portable Power Station untuk Hadapi Mati Listrik, HP Xiaomi yang Terbukti Laris
-
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%
-
5 Zodiak Paling Beruntung 23 Juni 2026, Taurus dan Virgo Diprediksi Ketiban Hoki
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi