/
Rabu, 24 Mei 2023 | 15:34 WIB
Dokter Ngabila Salama (Foto: Istimewa)

Nama dr Ngabila Salama sempat menjadi sorotan warganet setelah mengaku sebagai orang dekat Menkes Budi Gunadi Sadikin dan memiliki gaji puluhan juta perbulan karena memiliki jabatan sebagai Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.

Kini setelah pamer gaji, Ngabila harus berurusan dengan Inspektorat DKI Jakarta untuk dimintai keterangan.

“Insya allah inspektorat akan memanggil yang bersangkutan untuk menjelaskan lebih lanjut dalam waktu dekat,” ujar Inspektorat DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat, Rabu (24/5/2023).

Dalam pemamnggilan tersebut, Pemprov DKI juga akan mendalami jumlah kekayaan Ngabila Salama. Ini dikarenakan dalam dalam situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara alias LHKPN, total harta wanita pendukung RUU Kesehatan ini hanya berjumlah Rp 73.188.080.

Pada situs tersebut, harta kepunyaan Ngabila Salama hanya berupa mobil Taruna CX tahun 2000 yang bernilai Rp 40.000.000 dan kas dan setara kas berjumlah Rp 33.188.080.

“Saya akan mencoba besok mendalami dan kalau pun beliau belum menyampaikan laporan harta kekayaan yang sesungguhnya, tentu kami akan mendorong untuk segera melakukan perbaikan, dan kami koordinasikan dengan KPK," kata dia.

"Karena ini sebenarnya kan seluruh pejabat memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan harta kekayaan ke KPK dengan mencantumkan seluruh aset yang dimilikinya termasuk juga asal usul perolehannya sebagai akuntabilitas dari pejabat publik,” Syaefuloh menambahkan.

Ia kemudian mengimbau pada ASN DKI Jakarta yang lain untuk tidak pamer kemewahan seperti kasus Ngabila.

“Mudah-mudahan ini yang terakhir, saya berharap semua ASN DKI mengikuti aturan,” tuturnya.

Baca Juga: Ayu Ting Ting Perawatan Wajah sampai Rp17 Juta, Ngapain Aja?

Jadi Sorotan

Sebelumnya nama Ngabila Salama menjadi viral usai mengaku sebagai orang dekat Menkes dan memiliki penghasilan puluhan juta perbulan sebagai Eselon 4 ASN DKI Jakarta.

“Saya teman menkes tiap saat bs saya kritik kapan saja. Saya bukan bawahannya. ASN mah klo mau jikat itu jilat atasannya lgsng yg promosiin,” cuit Ngabila Salama, dilansir dari Twitter @Ngabila.

“Saya eselon 4 di dki thp udah Rp 34 jt sebulan ngapain capek2 jd eselon 2 kementerian. Klo ga kenal saya jgn nakar saya. Pasti salah,” tambahnya.

Adapun cuitannya itu langsung menjadi bahan kecaman para netizen dan berharap Ngabila mendapat sanksi.

Load More