Sebuah video viral telah menghebohkan media sosial setelah memperlihatkan pasangan mengalami gancet. Kondisi ini dalam dunia medis juga kerap dikenal dengan penis captivus. Video ini diunggah oleh akun Twitter @presidenlauk dan segera menarik perhatian warganet.
Dalam video tersebut, terlihat pasangan tersebut terjebak dalam situasi yang mengkhawatirkan saat si wanita berada di atas si pria dan mereka sedang melakukan hubungan seks di sebuah kebun dengan alas rerumputan.
Si wanita terlihat panik dan histeris karena tidak dapat melepaskan Mr P milik pasangannya. Berbagai warga sekitar mulai berkumpul setelah mendengar teriakannya meminta pertolongan.
Wanita tersebut menangis dan histeris sambil mengatakan bahwa keduanya terkunci dan tidak dapat melepaskan diri karena area sensitif mereka terasa lengket. Sementara itu, si pria diam tanpa usaha sambil menutupi wajahnya dengan tangannya.
"Wah, apa yang sedang kalian lakukan di tempat ini, astagfirullahaladzim," ujar seorang warga yang terkejut.
Warga merasa kecewa dengan tindakan mereka dan bahkan mengaitkannya dengan azab. Hal tersebut disebabkan karena perilaku mereka dianggap melanggar adab. Meskipun begitu, warga tetap memberikan bantuan dan mencoba memberikan saran kepada wanita untuk mencoba menggoyangkan tubuhnya kembali. Namun, upaya tersebut tidak berhasil.
Mengingat ini melibatkan nyawa dua orang, warga segera menghentikan video dan mengambil inisiatif untuk memanggil petugas desa, orang tua, dan dokter guna menyelamatkan pasangan yang terjebak dalam kondisi tersebut.
"Karena ini melibatkan nyawa manusia, mari kita hentikan video ini. Kita harus segera memanggil petugas desa, orang tua, dan dokter untuk menyelamatkannya," tutupnya.
Penyebab dan Penanganan Penis Captivus
Baca Juga: Bacaan Sholat Sunnah Sebelum Maghrib Lengkap Mulai dari Niat Hingga Tahiyat
Masyarakat seringkali mengaitkan kondisi penis captivus dengan azab karena sering kali terjadi pada pasangan yang terlibat dalam hubungan intim di luar pernikahan atau perselingkuhan. Namun, sebenarnya kondisi ini memiliki penjelasan medis dan memerlukan penanganan yang tepat saat terjadi.
Penis captivus terjadi ketika penis terjebak di dalam vagina. Saat berhubungan seksual, ukuran penis menjadi lebih besar dari biasanya. Fenomena ini umumnya terkait dengan kondisi yang disebut vaginismus.
Vaginismus terjadi ketika otot-otot vagina dan panggul berkontraksi dengan kuat, menyebabkan penyempitan dan kekakuan pada lubang vagina. Selain itu, dinding vagina yang terdiri dari jaringan otot juga terus berkontraksi selama penetrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!
-
Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026