- PT Bank Tabungan Negara menjalin kolaborasi strategis dengan InJourney Destination Management untuk memperkuat ekosistem pariwisata nasional.
- BTN mengimplementasikan layanan keuangan digital serta penyaluran pembiayaan infrastruktur guna mendukung UMKM dan pelaku wisata Indonesia.
- Sinergi ini bertujuan meningkatkan pengalaman wisata berkelas dunia di kawasan Candi Borobudur, Prambanan, dan TMII bagi masyarakat.
Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN resmi memperkuat perannya dalam memajukan pariwisata Indonesia.
Salah satunya, melalui kolaborasi strategis bersama InJourney Destination Management (IDM).
Kolaborasi tersebut menjadi tonggak penting bagi perluasan layanan keuangan digital perbankan, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis warisan budaya serta pemberdayaan pelaku usaha di kawasan wisata.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan bahwa kemajuan sektor pariwisata merupakan indikator penting bagi pertumbuhan sebuah negara.
Oleh karena itu, BTN berkomitmen menempatkan pengembangan industri ini sebagai prioritas utama melalui dukungan finansial dan inovasi teknologi.
"Pariwisata dan budaya adalah katalis penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari komitmen BTN dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan pelaku ekonomi lokal, termasuk seniman dan UMKM," ujar Nixon dalam siaran pers yang diterima, Jumat (1/5/2026).
Dalam kerja sama ini, BTN memperluas implementasi inovasi digital guna memberikan kemudahan transaksi bagi pengunjung maupun pelaku usaha di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) dan TMII.
Digitalisasi yang dikembangkan mencakup sistem pembelian tiket secara daring, layanan pembayaran makanan dan minuman (F&B), hingga integrasi berbagai aktivitas wisata dalam satu ekosistem yang modern.
Nixon menambahkan, dengan dukungan lebih dari 7 juta nasabah dan 4 juta pengguna aplikasi Bale by BTN, perseroan menargetkan perluasan basis nasabah, khususnya dari segmen generasi muda dan keluarga.
Baca Juga: Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026
Langkah ini diyakini mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar destinasi wisata.
Selain fokus pada digitalisasi, BTN juga konsisten menyalurkan pembiayaan untuk pengembangan infrastruktur pariwisata.
Pembiayaan tersebut meliputi pembangunan hotel, fasilitas wisata, transportasi, hingga modal kerja bagi UMKM. Sebelumnya, BTN juga telah menjalin kemitraan serupa dengan Ancol dan Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI).
Di sisi lain, Direktur Utama IDM, Febrina Intan, menyambut positif sinergi antar-BUMN ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan pengalaman wisata berkelas dunia di kawasan Borobudur, Prambanan, Keraton Ratu Boko, dan TMII.
"Ini merupakan wujud orkestrasi untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata budaya kelas dunia, sekaligus membangun ekosistem pengalaman yang utuh dan bermakna bagi wisatawan," kata Febrina.
Kerja sama ini juga mencakup pengembangan program berbasis intellectual property (IP) seperti Festival Lampion, Move at the Temple, hingga pertunjukan rutin seperti Sendratari Ramayana dan Roro Jonggrang.
Berita Terkait
-
Tak Cuma Kredit, BTN Cetak Ratusan Developer Baru
-
Libur Lebaran, Tren Liburan Kapal Pesiar Mewah Jadi Primadona Baru
-
BTN Ubah Strategi, Tak Lagi Sekadar Bank KPR tapi Jadi Penyedia Solusi Finansial
-
BTN Siapkan Uang Tunai Rp23,18 Triliun untuk Kebutuhan Transaksi Lebaran 2026
-
Askrindo dan Bank BTN Teken Kerja Sama Kontra Bank Garansi Rp1,5 Triliun
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Harga Emas Global Menguat, Kemendag Naikkan HPE dan HR Emas pada Awal Mei 2026
-
Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?
-
Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz
-
Aguan Lapor: Penjualan PIK2 Meroket 112%, Tembus Rp 987 M
-
KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia
-
Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi
-
SIG Kantongi Laba Rp 80 Miliar di Kuartal I-2026, Naik 88 Persen
-
Implementasi Green Shipping Pertamina Patra Niaga Klaim Sukses Pangkas 13.000 Ton CO2
-
Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT
-
Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026