Habib Bahar bin Smith telah menjadi perhatian utama publik baru-baru ini, terutama sejak dia mengalami cedera akibat serangan tembakan beberapa hari yang lalu.
Sebelum kejadian ini, Habib Bahar bin Smith menyatakan tentang penggunaan tes DNA untuk memverifikasi apakah dia benar-benar keturunan Nabi Muhammad SAW atau tidak.
Perkataan ini menciptakan kehebohan di masyarakat, dan muncul rumor bahwa Habib Bahar bin Smith telah berbohong setelah menjalani tes DNA tersebut.
Namun, benarkah informasi tersebut?
Pemeriksaan fakta
Rumor tersebut ditulis di kanal YouTube RADAR JURNALIS, pada tanggal 22 Mei 2023, dengan judul "Habib Bahar Tak Berdaya! Hasil Tes DNA Akhirnya Bongkar Kebohongannya Selama Ini".
Thumbnail video menampilkan gambar Habib Bahar, dengan narasi yang tampaknya mendukung judul video.
Namun, setelah menyelidiki lebih lanjut, isi dari video tersebut tidak sejalan dengan apa yang ditulis dalam judul dan narasi, menghasilkan ketidaksesuaian informasi.
Dalam video, tidak ada narasi yang menunjukkan bahwa Habib Bahar telah menjalani tes DNA, atau bahwa kebohongannya telah terbongkar sebagai hasil dari tes tersebut.
Baca Juga: 5 Langkah Diet dengan Mindful Eating Agar Body Goals Tercapai, Mudah atau Susah?
Oleh karena itu, informasi tentang hasil tes DNA Habib Bahar, seperti yang dinyatakan dalam judul, tidak akurat.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil cek fakta, unggahan video oleh kanal YouTube RADAR JURNALIS dengan judul "Habib Bahar Tak Berdaya! Hasil Tes DNA Akhirnya Bongkar Kebohongannya Selama Ini" adalah informasi yang tidak benar atau HOAKS.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Ganjar Perintahkan Orang untuk Rusak Atribut Anies di Jember?
-
Hasil Tes DNA Keluar, Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Dimakamkan di Nglarang Sleman
-
CEK FAKTA: Benarkah Sering Onani Bisa Turunkan Berat Badan dan Bikin Kurus?
-
Cek Fakta: Arya Saloka Terciduk Diam-Diam Datangi Rumah Amanda Manopo
-
CEK FAKTA: Tak Terima Kalah, Timnas Thailand Ajak Timnas Indonesia Tanding Ulang Final Sea Games 2023?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel