Kaesang Pangarep, anak terakhir dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), baru-baru ini menjadi pusat perhatian. Alasannya adalah ia dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk berkarir dalam bidang politik. Maka timbullah pertanyaan, di mana ia akan memulai karir politiknya? Publik pun mulai berspekulasi.
Faktanya, ide Kaesang untuk berkarir dalam politik tidaklah mengejutkan. Sebab, ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan. Selain itu, ia berasal dari keluarga yang juga berkecimpung dalam bidang politik, dari ayahnya, kakaknya, hingga iparnya.
Peluang Kaesang untuk memasuki arena politik mendapat dukungan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang bahkan telah membuat baliho untuknya. Partai ini melihat Kaesang memiliki kepribadian yang karismatik dan populer di kalangan generasi muda. Mereka berharap popularitas tersebut dapat membantu memperkuat basis pemilih partai.
PSI juga sempat mendukung Kaesang untuk maju sebagai calon Wali Kota Depok. Namun, ide ini mendapat penolakan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di mana Wakil Ketua Majelis Syura, Hidayat Nur Wahid, menyebutkan bahwa Kaesang tidak berasal dari Depok dan belum memiliki rekam jejak sebagai pemimpin daerah.
Namun, Hidayat menyarankan Kaesang untuk maju sebagai calon kepala daerah di Solo, kampung halamannya. Penolakan PKS juga didukung oleh Wali Kota Solo, yang juga merupakan kakak dari Kaesang, Gibran Rakabuming Raka.
Gibran berkata, "Saya setuju dengan PKS, sebaiknya Kaesang tidak maju di Depok maupun Solo. Memang lebih masuk akal jika Kaesang tidak maju di Depok, kecuali jika ia telah tinggal di Depok sejak kecil dan bersekolah di sana."
Tanggapan Kaesang
Kaesang memberikan tanggapan terhadap baliho yang dipasang oleh PSI. Ia mengaku belum menentukan daerah pencalonannya karena belum bergabung dengan partai politik. Meski demikian, ia mengklaim sudah memiliki dua daerah di Jawa Tengah, Sleman dan Solo, sebagai pertimbangan.
"Saya belum tahu apakah akan bergabung dengan PDIP, itu tergantung pada partai mana yang ingin bekerja sama dengan saya. Saya juga sedang mempertimbangkan untuk maju di Solo atau Sleman," kata Kaesang di Solo, Minggu (4/6/2023).
Baca Juga: Erick Thohir Pastikan VAR Liga 1 akan Mulai Diterapkan Februari 2024
Meskipun ia telah memiliki keinginan untuk berpolitik, Kaesang mengungkapkan bahwa ia belum berdiskusi dengan ayahnya, Presiden Jokowi. Di sisi lain, adik dari Gibran Rakabuming Raka ini menegaskan akan menyiapkan strategi kampanye secara maksimal untuk memasuki dunia politik.
Sementara itu, istri Kaesang, Erina Gudono, menyatakan akan mendukung langkah suaminya untuk memasuki dunia politik. Ia juga memberikan kebebasan kepada Kaesang untuk menentukan daerah pencalonannya, menurutnya baik Solo atau Sleman sama-sama baik.
Berita Terkait
-
Menerka Kaesang Maju Politik: PSI Pasang Baliho, Gibran Tolak Nyalon di Solo
-
Disinggung Hasto Kristiyanto, Seperti Apa Perubahan Mendadak di Sistem Pemilu 2009?
-
Profil Hakim Anwar Usman, Buka Suara soal Penolakan Sistem Pemilu
-
Jokowi Siap Cawe-cawe di Pemilu 2024, Hasto PDIP: Harus Kita Sambut Sebagai Energi Positif
-
Klaim KIB Belum Bubar Meski PPP dan PAN Merapat ke Ganjar, Golkar: Zulhas Komunikasi ke Airlangga Saat ke Markas PDIP
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal