- Polres Karawang menangkap pelaku berinisial AHS terkait aksi tawuran, penganiayaan, dan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Klari.
- Kejadian bermula pada 6 Juni saat kelompok bermotor menyerang dua remaja secara salah sasaran menggunakan senjata tajam.
- Polisi mengamankan barang bukti berupa celurit dan saat ini masih mengejar pelaku lain yang terlibat tindakan kriminal tersebut.
Suara.com - Aksi tawuran remaja di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang berujung penganiayaan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diungkap aparat kepolisian setelah video kejadian tersebut viral di media sosial. Satu orang pelaku telah diamankan, sementara lainnya masih dalam pengejaran.
Aparat Resmob Jatanras Satreskrim Polres Karawang bergerak cepat melakukan penyelidikan usai menerima laporan dan keresahan masyarakat terkait aksi kelompok remaja bersenjata tajam di wilayah Klari.
“Menindaklanjuti keresahan masyarakat terkait video viral aksi kelompok remaja bersenjata tajam di wilayah Klari, petugas langsung melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, satu orang pelaku berhasil kami tangkap,” kata Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan di Karawang, Selasa.
Pelaku yang diamankan berinisial AHS (21), warga Dusun Krajan II, Desa Gintungkerta, Kecamatan Klari, Karawang. Ia ditangkap pada Jumat (12/6) sekitar pukul 14.30 WIB di Kantor Security Mall KCP Karawang.
Dalam pemeriksaan, AHS mengakui keterlibatannya dalam aksi tersebut, termasuk membawa senjata tajam jenis celurit saat penyerangan yang dilakukan bersama kelompoknya.
“Saat diinterogasi petugas, AHS mengakui seluruh perbuatannya. Yang bersangkutan juga mengakui dirinya membawa celurit saat aksi penyerangan yang dilakukan bersama rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran,” kata Cep.
Polisi turut mengamankan satu bilah celurit yang diduga digunakan dalam aksi penyerangan terhadap korban. Saat ini, pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Mapolres Karawang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan penyelidikan, peristiwa bermula pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 03.30 WIB di depan sebuah warung Madura di Dusun Cirejag, Desa Blendung, Kecamatan Klari. Saat itu dua remaja yang berada di lokasi tiba-tiba menjadi sasaran kelompok bermotor yang diduga hendak melakukan tawuran.
Kelompok tersebut diduga salah mengenali identitas korban dan mengira keduanya bagian dari kelompok lawan. Situasi pun berubah menjadi penyerangan disertai kekerasan.
Baca Juga: Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
“Kedua korban yang tidak mengetahui apa-apa langsung menjadi sasaran intimidasi dan pemukulan. Dalam rekaman CCTV terlihat beberapa pelaku membawa senjata tajam saat melakukan penyerangan,” kata Cep.
Salah satu korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam warung. Pedagang di lokasi bahkan sempat berteriak melarang para pelaku masuk ke dalam warung tersebut.
Namun setelah gagal mengejar korban, kelompok pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor milik korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.
Polisi menyatakan masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi tawuran yang berujung kriminal tersebut.
Berita Terkait
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Hadiri Pujabakti Waisak Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Viral Mahfud MD Ungkap Dadan BGN Pantas Dihukum Mati: Potong Tangan Terlalu Ringan
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan
-
Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat
-
Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian
-
Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi
-
Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government
-
Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry
-
Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat
-
Kepala BGN Buka Suara Terkait Putusan MK, MBG Tetap Jalan Sesuai Rencana
-
Pergantian Jitu John Herdman, Bawa Timnas Indonesia Tembus Tembok Timor Leste
-
The Great Escape, Buku Bergambar tentang Keajaiban dan Kekacauan Saudara