Draf jadwal kompetisi Liga 1 2023/2024 bocor dan cukup viral di media sosial. Dari draf tersebut, Liga 1 musim depan bakal kick-off alias dimulai pada 1 Juli 2023.
Draf jadwal tersebut menunjukkan Liga Indonesia 2023/2024 akan dimulai pada 1 Julidan berakhir 28 April 2024. Sebanyak 18 tim akan bersaing sebagai yang terbaik.
Setelah di musim lalu tidak ada promosi dan degradasi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi bakal kembali memberlakukan sistem tersebut sehingga persaingan musim depan akan lebih ketat.
Diketahui bahwa pertandingan pertama Liga 1 2023/2024 akan mempertemukan juara bertahan, PSM Makassar kontra runner-up, Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada 1 Juli.
Dari draf jadwal yang bocor tersebut, setidaknya ada empat perubahan yang bisa dibilang cukup positif jika dibanding dengan musim-musim sebelumnya:
1. Jadwal Tersusun Rapi
PT LIB kali ini membuat jadwal yang tersusun lebih sistematis dan rapi sehingga klub-klub Liga 1 hanya akan bermain seminggu sekali.
Dengan begini, ada jeda waktu sekitar 3-4 hari di antara pekan pertandingan yang membuat waktu istirahat dan pemulihan jadi lebih lama.
2. Main di Weekend
Baca Juga: Termasuk Persija, Ini 5 Tim yang Ganti Homebase Utama di Liga 1 2023/2024
Jadwal Liga 1 2023/24 disusun hanya bermain di akhir pekan atau weekend (antara Jumat-Minggu), seperti halnya kompetisi liga di Eropa
Tentu saja jadwal akan sedikit berbeda untuk tim-tim Liga 1 yang musim depan bakal bertanding di kompetisi Asia macam PSM Makassar dan Bali United.
3. Main Sore Hari
Salah satu sorotan dari jadwal Liga 1 di beberapa musim terakhir adalah hadirnya pertandingan yang berlangsung terlalu larut malam.
Hal itu coba diperbaiki PT LIB dengan membuat jadwal pertandingan berlangsung dari pukul 15.00 hingga 19.00 WIB. Jadwal memang sedikit berbeda di bulan Ramadhan 2024 yaitu berlangsung pada pukul 20.30 WIB.
4. Tidak Bertabrakan dengan Agenda Timnas Indonesia
Tidak ada jadwal Liga 1 musim depan yang bertabrakan dengan agenda timnas senior Indonesia seperti FIFA Matchday, Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia.
Ini merupakan sisi positif yang patut diapresiasi sehingga meminimalisir konflik klub Liga 1 dan timnas Indonesia dalam hal pemanggilan pemain.
[Aditia Rizki]
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Cuaca Ekstrem Mengancam, Ini Strategi Baru DLH Kota Tangerang Amankan TPA Rawa Kucing
-
Kopdes Merah Putih Bakal Salurkan KUR, Bansos hingga LPG 3 Kg
-
Inkonsisten Soal Status Hukum Febrie, Kejagung Disemprot: Jangan Ada Perlakuan Khusus!
-
Kapal Berpenumpang 74 Orang Tenggelam di Selayar Sulsel, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan
-
Redmi Note 17 Rilis dengan Fitur AI Anti Penipuan, Ini Spesifikasinya
-
John Herdman Puas TC Timnas Indonesia di Bali, Singgung Fondasi Jelang Piala AFF 2026
-
Usai Habisi Yani di Kebun Jati Sagaranten, Pelaku Delon Jampank Sempat Unggah Video Penemuan Mayat
-
4 Sepatu Lari Anak Terbaik Berdasarkan Review Pengguna, Ringan dan Super Nyaman
-
Anti Kusam! 5 Trik Sederhana agar Pakaian Selalu Tampak Seperti Baru
-
Kisah Jalian Setiarsa Kembangkan UMKM Tembus Pasar Internasional Didukung Ekosistem BRI