Mengguncang dunia peradilan hari ini, Hakim Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Cokorda Gede Arthana menarik perhatian publik dengan pernyataan kontroversialnya.
Itu saat Arthana berkata salah satu kuasa hukum Haris Azhar - Fatia memiliki "suara seperti perempuan."
Kontan saja pernyataan seksis Arthana tersebut menuai protes, termasuk Haris yang langsung berdiri dalam persidangan.
Pernyataan yang dianggap merendahkan ini dengan cepat mendapat tanggapan negatif dari hadirin sidang, termasuk kuasa hukum dan Haris Azhar sendiri.
Mereka berusaha membela diri dari komentar tersebut, menegaskan bahwa ungkapan seperti itu tidak pantas dan meminta Cokorda untuk menarik pernyataannya.
Haris Azhar, dalam responsnya, mendesak agar perempuan tidak dipakai sebagai gambaran untuk sesuatu yang lemah.
Memperlihatkan kekecewaannya, Haris berdiri tegak menentang kata-kata Hakim Ketua.
Tak hanya itu, kuasa hukum Haris-Fatia juga menegaskan bahwa jika hakim tidak mencabut pernyataannya, mereka berencana melaporkan peristiwa ini ke Komisi Yudisial, menganggapnya sebagai pelanggaran kode etik.
Sidang hari ini awalnya ditujukan untuk pemeriksaan saksi a charge, yakni Luhut Binsar Pandjaitan.
Baca Juga: Mencengangkan! Inilah 6 Manfaat Minum Kopi di Pagi Hari yang Luar Biasa
Kontroversi ini muncul dari unggahan video Haris Azhar di Youtube yang berjudul "Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN juga Ada!" pada Agustus 2021, dengan Fatia Maulidiyanti muncul bersama Haris dalam video tersebut.
Karena unggahan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuduh Haris dan Fatia melanggar beberapa pasal dalam Undang-Undang ITE, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946, dan pasal 310 KUHP tentang Penghinaan. Pernyataan kontroversial dari Hakim Ketua hanya menambah kepanasan sidang hari ini.
Berita Terkait
-
Tolak Undangan Haris dan Fatia, Luhut: Lucu yang Buat Perkara Dia, Kok Mesti Saya yang Klarifikasi?
-
Akhirnya, Luhut Jadi Saksi di Sidang Haris-Fatia di Kasus Pencemaran Nama Baik
-
Curhat Ditanya Cucu soal Bisnis Tambang di Papua, Luhut di Sidang Haris-Fatia: Don't Worry I Never Lie To You
-
Curhat Dukung Kuliah S3 di Harvard, Luhut Sedih Tonton Video Haris Azhar: Saya Baik sama Dia Kok
-
Jengkel Dituduh Punya Bisnis Tambang di Papua, Luhut di Sidang: Saya Sakit Hati Disebut Lord!
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Awas! Ancaman Baru Credential Stuffing: Saat Bot AI Menyamar Menjadi Manusia
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Pemerintah Diminta Tidak Perkeruh Ekonomi dengan Regulasi yang Membingungkan
-
4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen
-
Mau Fokus ke Piala Dunia atau Pamer? Neymar Bawa 9 Jam Tangan Senilai Rp65 M ke AS
-
Tak Perlu Bangun Dapur Baru, Kantin Sekolah di Lombok Tengah Siap Jadi Solusi Program MBG
-
Matheo In Rio Rilis 'Karena Kau Wanita' untuk Perempuan yang Selalu Terlihat Kuat
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
Usai Terima SK Plt Pasca Edison Jadi Tersangka, Bisakah Sumarni Jadi Bupati Muara Enim?
-
Harga Pertamax Naik, Waspada Potensi Antrean Panjang di SPBU