/
Selasa, 13 Juni 2023 | 11:55 WIB
Ilustrasi Mario Dandy

Kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo terus bergulir dan kini sudah masuk ranah pengadilan. Terbaru, obrolan dirinya bersama Shane Lukas dan terdakwa AG (15) saat di kantor polisi Polsek Pesanggrahan dibongkar ayah David Ozora, Jonathan Latumahina.

Keterangan itu disampaikan Jonathan Latumahina saat memberikan kesaksian di sidang kasus penganiayaan berencana terhadap David Ozora di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (13/6/2023). Mario dan Shane duduk sebagai terdakwa dalam sidang ini.

Jonathan mengaku mendapat isi obrolan Mario dkk di kantor polisi itu dari saksi Rudy Setiawan dan saksi Natalia Puspitasari. Pada saat itu, Jonathan menyebut Natalia dan Rudy berada di Polsek Pesanggarahan.

"Obrolan dimana?" tanya Ketua Hakim Alimin Ribut Sujono.

"Obrolan di Polsek," kata Jonathan.

"Saudara dapat info dari?" cecar Hakim Alimin lagi.

"Dari saksi," jawab Jonathan.

"Saksi ini siapa?" tanya Hakim Alimin kemudian.

"Pak Rudy sama Bu Natalia," kata Jonathan.

Baca Juga: Heboh Video Perempuan di Padang Diculik Mantan Pacar, Polisi Buru Pelaku

Hakim Alimin pun memperdalam isi obrolan Mario dkk yang disinggung oleh Jonathan. Dari keterangan Jonathan, Mario meminta Shane dan AG untuk tetap tenang meski ditangkap polisi.

Mario berkata ayahnya yang mantan pejabat pajek Rafael Alun Trisambodo akan turun tangan. Dia juga percaya diri tidak akan ditahan lama gara-gara kasus penganiayaan ini.

"Apa yang disampaikan?" tanya Hakim Alimin.

"'Tenang aja kalian nggak akan kena', yang ngomong ini si Dandy, 'Kalian itu nggak akan kena', si Agnes dan si Shane. 'Nanti diurusin sama bapak, aku aja paling cuma dua tahun delapan bulan', gitu," ungkap Jonathan.

"Dari situ saya beranggapan ini ada yang nggak beres, anak saya ini korban," kata Jonathan.

Dalam perkara ini jaksa mendakwa Mario dengan Pasal 353 ayat 2 KUHP dan Pasal 355 ayat 1 tentang penganiayaan berat.

Load More