Sebuah video beredar di media sosial Instagram. Dalam video itu memperlihatkan pimpinan Ponpes Al Zaytun marah, membentak hingga mengusir seorang laki-laki yang disebut-sebut sebagai petugas polisi.
Dengan mengenakan kacamata dan peci hitam, Panji Gumilang diiringi sejumlah orang. Ramai terlihat orang-orang dalam video itu.
Pada suatu momen, ia menegur seorang pria yang terlihat duduk-duduk di sebuah warung. Pria itu disebut-sebut sebagai anggota polisi.
Kepada pria itu, Panji Gumilang langsung marah-marah sampai membentak. Ia menanyakan perihal surat tugas dari pria tak berseragam itu.
“Jangan macam-macam, kamu mau menginterogasi? Mana surat tugasmu? Surat tugas mana? Kalau nggak ada pulang!” teriak Panji Gumilang dengan nada tinggi ke aparat tersebut seperti dilihat dari tayangan video yang diunggah akun Instagram @ndorobei.official pada Jumat (16/6/2023).
Sembari terus nyerocos, Panji Gumilang meminta pria tersebut untuk tidak bergerak. Ia juga melarang pria itu ketika hendak duduk di bangku warung, ia menegaskan jangan macam-macam dengan Ponpes Al Zaytun.
“Jangan bergerak ke mana-mana, tetap di sini, jangan main-main. Kamu anggap pesantren macam-macam begitu? Punya hak juga untuk hidup pesantren, jangan kamu macam-macam,” teriaknya.
“Polisi saja yang komandan di sini bawa surat tugas,” sambungnya.
Kejadian dalam video itu diduga terjadi saat ribuan warga Indramayu menggelar aksi demonstrasi di Ponpes Al Zaytun pada Kamis (15/6/2023).
Baca Juga: Jahat! Viral Video Dua Pekerja Lempar Anjing Hidup-hidup ke Buaya di Rawa Kaltara
Sejumlah warga juga ikut menyaksikan aksi Panji Gumilang memarahi polisi tersebut. Tak hanya itu, dalam tayangan video juga terlihat seorang pria berseragam Polri. Dia hanya bisa diam melihat seorang diduga anggota polisi dibentak-bentak oleh pimpinan Ponpes Al Zaytun tersebut.
Berita Terkait
-
Biaya Sekolah di Ponpes Al Zaytun Pakai Mata Uang Dolar AS, Capai Puluhan Juta
-
Heboh Halalkan Zina dan Sesat, Forum Indramayu Menggugat Minta Ponpes Al Zaytun Ditutup
-
Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang Sebut Al-Quran Bukan Kalam Allah, Picu Kontroversi
-
Kepung Al Zaytun Ramai-Ramai, Massa Tuntut 5 Perkara di Ponpes
-
Diduga Sesat, Pesantren Al-Zaytun akan Didatangi Ribuan Demonstran Hari Ini
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bukan Sekadar Jumpscare, Aghniny Haque Ungkap Horor Berbeda di "Bisikan Desa Gringsing"
-
Tak Berkutik! WN Nigeria Pembunuh Yonkeu Ferdinand di Pasar Baru Ditangkap 15 Menit Setelah Kejadian
-
Siasat Licik dari Karawang: Ribuan Liter Miras Cukai Fotokopi Tercegat di Bakauheni
-
Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas
-
Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang
-
Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus