Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Kejahatan dan kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan, para pelaku perjudian di Sawah Besar, Jakarta Pusat, menggunakan bel untuk mengelabui petugas.
"Kalau setiap ada polisi, jadi pakai semacam bel. Jadi yang jaga di depan pakai bel, dia yang megang bel, kalau ada yang dicurigai pencet bel. Nggak bubar, langsung ditutup (tempat judi) tuh," katanya saat dihubungi di Jakarta, Jumat (16/6/2023).
Panjiyoga juga menyebut, mata-mata di sekitar lokasi penangkapan banyak namun dia tidak bisa memastikan para mata-mata tersebut.
"Pasti banyak, cuma kebetulan pada saat itu (penangkapan) kita enggak bisa lihat itu semua karena menyamar menjadi warga biasa, " katanya.
Panjiyoga menegaskan, Polda Metro Jaya akan terus berkomitmen bertindak tegas terhadap tindak pidana perjudian dalam bentuk apapun termasuk judi daring (online).
"Ini semua butuh penyelidikan, apalagi kalau kayak 'online' gitu juga perlu analisa data. Jadi memang perlu tahapan-tahapan, sementara kami dapat info ini sudah lama, tapi mereka tidak terus-terusan bermain," katanya.
Subdit Jatanras Polda Metro Jaya juga masih mendalami terkait banyaknya para lanjut usia (lansia) yang ditangkap di lokasi perjudian.
"Masih kita dalami. Ada yang tua, ada yang sakit, ada yang biasa nglepasin stres, semua orang gitu . Rata-rata daripada stres kan pasti gitu (judi)," katanya.
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah menangkap 44 pelaku perjudian paikyu dan tasiau di Jakarta Pusat.
"Sebelumnya kami tangkap sebanyak 60 pada Selasa (13/6) namun setelah kita periksa semuanya, tersangka ada 44 orang," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (15/6).
Hengki menjelaskan, para tersangka ini melakukan perjudian di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Jalan Karang Anyar Gang Buntu RT 16 RW 09 Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Tersangka sebanyak 44 orang ini memiliki peran yang berbeda-beda. Yaitu, dua orang selaku penyelenggara atau pemilik tempat perjudian, F alias A selaku bos penyelenggara dan SS alias S sebagai koordinator penyelenggara.
Kemudian lima orang bertugas sebagai keamanan, lima orang bertugas pada permainan judi paikyu dan tiga orang yang bertugas pada permainan judi tasiau. Tujuh orang pemain judi paikyu dan 22 orang pemain judi tasiau. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
60 Penjudi di Sawah Besar Ditangkap Polda Metro Jaya, Mayoritas Lansia
-
Diangkut Pakai Truk dan Angkot, 60 Penjudi di Sawah Besar Ditangkap Polda Metro Jaya
-
Menggantungkan Nasib Tanpa Ilmu: Sebuah Perjudian dengan Takdir
-
Viral Gagal Gasak Motor di Sawah Besar, Komplotan Curanmor Umbar Tembakan
-
Gagal Gasak Motor, Komplotan Maling di Sawah Besar Tembakan Airsoft Gun ke Udara saat Dikejar Warga
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Air Fryer yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Low Watt
-
Tampang Ciut Bang Jago Naik Ninja Pukul Pengendara di Jagakarsa, Kini Pasrah Dites Urine Polisi
-
Sekolah Rakyat Bertambah 100 Unit pada 2027, Pemerintah Siapkan Dana Jumbo Rp26,3 Triliun
-
Moisturizer Apa yang Bisa Menghilangkan Bruntusan? Ini 9 Rekomendasinya
-
Komnas HAM Kecam Tewasnya Ibu Hamil di Intan Jaya, Desak Kasus Diusut Tuntas
-
Kejari Makassar Gerak Cepat Usut Dugaan Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah
-
Ulasan Novel Tragedi, Serangan Misterius dari Sekelompok Orang Tak Dikenal
-
Biaya Hajatan Membengkak? Bukan Salah Tamu, tapi Kebocoran di Dapur Rewang
-
BRI Catat Dividen Rekor Rp52,1 Triliun, Perkuat Kontribusi bagi Ekonomi Kerakyatan
-
Gagal Ngumpet! Maling Motor Sembunyi di Plafon Rumah Pacar Jatuh Terjerembab Usai Didobrak