Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, menjelaskan bahwa keputusannya untuk menurunkan skuad pelapis dalam pertandingan melawan Timnas Indonesia bukanlah tanda bahwa Tim Tango meremehkan skuad Garuda.
Scaloni menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada kebutuhan tim, di mana ia ingin mengimplementasikan strategi baru dan melakukan eksperimen dengan para pemain Argentina yang jarang mendapatkan kesempatan bermain.
"Bahwa pergantian (rotasi) pemain Argentina di laga ini bukan karena Indonesia lemah," kata Scaloni dalam konferensi pers jelang pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (18/6/2023).
"Tetapi saya ingin mencoba strategi yang baru dan mau bereksperimen."
Lebih lanjut, Scaloni menegaskan bahwa rotasi pemain diperlukan karena banyak pemain Argentina yang belum mendapatkan kesempatan bermain sepanjang FIFA Matchday Juni 2023.
Tercatat, skuad Argentina berisikan 24 pemain saat tiba di Indonesia. Mereka sudah menjalani dua kali latihan pada Sabtu (17/6/2023).
Dari 24 pemain yang ada, sebanyak 14 diantaranya telah tampil saat menang 2-0 atas Australia di Beijing pada 15 Juni lalu. Sisanya belum mendapatkan menit bermain dari Scaloni.
"Setiap menit bermain pemain memang akan ada perubahan-perubahan yang penting dilakukan (rotasi tim) dan ada banyak hal yang perlu diikuti dari perubahan-perubahan ini," kata Scaloni.
"Ada banyak pemain baru yang masuk ke tim, tapi warna (ciri khas) permainan Argentina tetap tidak berubah," tegasnya.
Baca Juga: Bikin Kaget, Ada Messi Saat Konferensi Pers Timnas Indonesia vs Argentina
Pertandingan uji coba FIFA Matchday Juni 2023 antara Timnas Indonesia dan Timnas Argentina akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Pertandingan dijadwalkan dimulai pada Senin (19/6/2023) pukul 19.30 WIB dan dapat disaksikan secara langsung melalui siaran televisi nasional RCTI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bersinar di Laga Spanyol Vs Cape Verde, Vozinha Ternyata Eks Rekan Setim Witan Sulaeman
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup