/
Rabu, 28 Juni 2023 | 14:32 WIB
Sebuah ruang SMPN 2 Pringsurat, Kabupaten Temanggung terbakar dipasang garis polisi (ANTARA/Heru Suyitno)

Siswa berinisial R diduga membakar SMP Negeri 2 Pringsurat, Temanggung, Jawa Tengah pada Selasa (28/6/2023) dini hari. Kekinian Polres Temanggung, Jawa Tengah telah menangkap R. 

Hal tersebut diungkap oleh Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi. Usai menangkap R, pihak kepolisian juga langsung melakukan rekonstruksi.

"Selain menangkap terduga pelaku, kami langsung melakukan pencocokan keterangan atau prarekonstruksi bersama terduga pelaku," kata Agus di Temanggung dikutip Rabu (28/6/2023).

Beberapa peragaan dilakukan R, dimulai masuk lingkungan sekolah hingga membakar sejumlah titik gedung sekolah.

Menurut Agus prarekonstruksi ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang terjadinya suatu tindak pidana dengan jalan memperagakan kembali.

Selain itu, dapat digunakan untuk menguji kesesuaian keterangan para saksi atau tersangka.

"Kami mendapatkan laporan kebakaran sekolah di ruang prakarya pada sekitar pukul 03.30 WIB oleh penjaga sekolah. Setelah kami melakukan penyelidikan mengacu kepada data-data CCTV dan data dari sekolah, maka kata lakukan penangkapan seorang pelaku yang masih anak-anak dan dia adalah siswa dari SMP ini," jelasnya.

Dalam prarekonstruksi tersebut tersangka memperagakan saat memasuki area sekolah hingga membakar empat titik gedung sekolah, yakni di gedung belakang, banner, ruang green house, serta ruang penyimpanan prakarya dan api melebar ke ruang samping, yakni kelas 9B dan 9C.

"Dari kejadian itu sudah runut dengan fakta CCTV maupun keterangan dari tersangka dan bukti-bukti yang ditinggalkan berupa pecahan botol sebuah minuman," katanya

Baca Juga: 7 Perbuatan Korup Johnny G Plate Terungkap Dalam Dakwaan Kasus Proyek BTS

Agus menerangkan kalau R melakukan pembakaran di gedung sekolah ini menggunakan botol kesehatan yang sudah dimodifikasi dengan bahan yang mudah terbakar.

"Dia menggunakan sejenis cairan bahan bakar dan dicampur dengan beberapa gas tertentu, kemudian dimasukkan ke dalam botol dan diberi sumbu kain. Setelah itu disulut menggunakan api," terangnya.

Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif tersangka yang nekat membakar gedung sekolahnya. [ANTARA]

Load More