Ditunjuknya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang dipercaya untuk menggelar ajang internasional.
Meski begitu, ada pekerjaan rumah bagi PSSI dalam menghadapi Piala Dunia U-17, yakni kesiapan timnas yang saat ini baru akan dibentuk. PSSI sendiri memiliki waktu kurang dari enam bulan untuk membentuk timnas bertalenta dari kategori di bawah 17 tahun.
Sebelum menentukan materi pemain, PSSI sendiri secara mengejutkan menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih Timnas U-17. Sontak hal tersebut membuat kaget, lantaran selama ini Shin Tae-yong menjadi kandidat kuat untuk menjadi juru latih Timnas Indonesia.
Bahkan hal tersebut mendapat sorotan dari Media Vietnam The Tao247. Dalam artikelnya, media tersebut menulis judul 'Indonesia tidak memakai Pelatih Shin Tae-yong dalam Rencana Piala Dunia'
"Secara mengejutkan, Federasi Sepak Bola Indonesia masih mempercayai ahli strategi domestik ini (Bima Sakti) untuk kancah dunia di tanah air," tulis media tersebut.
Media itu juga mengungkapkan bahwa penunjukan Bima Sakti cukup mengejutkan karena mantan pemain PSSI Primavera ini gagal membawa Timnas U17 mendapatkan tiket ke putaran final AFC U17 Tahun 2023.
"Pelatih Bima Sakti adalah orang yang bersama Indonesia U17 yang tidak bisa memenangkan tiket ke Final AFC U17 2023 (Kualifikasi Piala Dunia U17 Asia 2023) pada akhir tahun 2022," tulisnya.
Dalam artikelnya, media tersebut mengungkapkan jika Shin Tae-yong merupakan kandidat unggulan bersama Indra Sjafri untuk melatih Timnas Indonesia U-17.
"Media dari ribuan pulau menyebut pelatih Shin Tae Yong merupakan kandidat unggulan untuk memimpin Indonesia U17 di Piala Dunia U17 2023, bersama pelatih Indra Sjafri yang baru saja membantu Indonesia U22 meraih medali emas SEA Games ke-32," tulisnya.
Meski begitu, Media Vietnam tersebut mengakui bahwa Indonesia merupakan tim satu-satunya di Asia Tenggara yang memiliki kesempatan berlaga dalam ajang kejuaraan sepakbola tingkat dunia di kategori umur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Ranking FIFA Indonesia Naik 10 Tingkat ke Posisi 118 Dunia, Erick Thohir Langsung Beri Peringatan
-
Profil Hwang In-beom, Pahlawan Kemenangan Korea Selatan Atas Ceko di Piala Dunia 2026
-
Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR
-
Horor, Tempat Latihan Timnas Portugal Dilaporkan Berdekatan dengan Habitat Buaya
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029
-
Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong
-
Insiden Jersey Pavel Sulc Robek saat Tumbang dari Korea Selatan
-
Presiden Prabowo Akan 'Monitor dari Atas' Jika Dipanggil Tuhan, Emang Bisa?
-
Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray