Sebuah video beredar di media sosial (medsos) di mana seorang nenek dituduh mencuri kelapa oleh tetangganya sendiri. Tuduhan tersebut bahkan hingga dilaporkan oleh korban ke jalur hukum.
Dalam video yang diunggah akun Twitter @heraloebss, seorang nenek tengah diberitahu bahwasanya, ia dilaporkan mencuri buah kelapa oleh tetangganya.
Saat ditanya nenek itu mengaku pohon kelapa tersebut yang menanam adalah dirinya. Sebab, dulu lahan kosong itu adalah miliknya.
Namun, ia jual sebagian kepada si pelapor dan pohon kelapa itulah yang menjadi pembatas lahan milik si nenek dan si pelapor tersebut.
"Jadi yang sebagian ini nenek jual kepada yang melaporkan ini yah begitu, yang ini nenek punya? batasnya ini (menunjuk pohon kelapa)? Yang menanam ini nenek" ucap salah seorang berbaju hitam.
"Iya" jawab nenek itu.
"Jadi nenek dilaporkan mencuri karena mengambil buah ini" jelas lelaki tersebut.
Meski akhirnya memilih jalur mediasi, namun pelapor itu tetap tidak mau memilih jalan damai dan memilih meminta ganti rugi sejumlah uang Rp 6 Juta untuk 20 buah kelapa.
Video tersebut lantas menuai kecaman dari warganet, tak jarang yang membela nenek tersebut dan menganggap hal itu merupakan tindakan pemerasan.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Game Animash yang Sedang Viral
"Hmm keterlaluan regone kelopo 20 biji ki piro to menungso ra due empati (harga kelapa 20 biji itu berapa sih, manusia ngga punya empati" tulis salah satu warganet.
"Itu kelapa isi air zamzam apa gimana dah, tega amat orang" tulis akun lain.
"Itu emang niat meras duit, tapi kejinya yang diperas orang tua. Kelapa 10 ribu/buah denda 6 juta. Gua yakin si pelaku masuk penjara, ditunggu update mendekam di penjaranya" tulis akun lainnya. (Ay)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Once Mekel Absen di Nikahan El Rumi, Padahal Sempat Jadi Permintaan Khusus
-
Anak 14 Tahun Tewas Dirudal Israel di Palestina
-
Kabar Buruk untuk Timnas Belanda, Xavi Simons Resmi Absen di Piala Dunia 2026
-
Penerus Kejayaan Patapon, Ratatan Bersiap ke Konsol pada Bulan Depan
-
Belasan Sapi Ukuran Jumbo Diajukan Jadi Hewan Kurban Presiden di Riau
-
Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump
-
Matinya Preman Pasar
-
PHR Perkuat Sinergi dalam Mitigasi Karhutla di Riau
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online