Bakal Calon Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto blak-blakan mengenai pencalonannya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 meski sudah empat kali gagal di pemilu sebelumnya.
Saat menjadi narasumber di wawancara Najwa Shihab yang ditayangkan di Youtube dengan tajuk 'Eksklusif: Prabowo Subianto Bicara', Jumat (30/6/2023), Prabowo mengungkapkan soal hinaan yang ia terima lantaran getol mencalonkan diri sebagai capres tiap kali Pemilu tiba.
Prabowo beralasan bahwa jiwa pejuangnya membuat ia tak gentar lagi-lagi nyalon saat Pilpres. Ia menegaskan bahwa bertambahnya urusan negara membuatnya semakin merasa terpanggil.
"Saya kira begini ya. karena tadi saya ceritakan ya dari kecil, saya dibesarkan sebagai pendekar, ksatria, pejuang, ingin berbakti kepada negara dan bangsa. Sekarang saya merasa Tuhan sudah memberi kepada saya banyak kebakan, kelebihan," jawab Prabowo.
"Saya diberi kesempatan untuk memahami persoalan bangsa, persoalan negara, jadi saya merasa terpanggil. Saya harus menyediakan diri, saya menawarkan diri untuk bisa berbuat mengabdi, memberi sumbangsih saya yang terbaik kepada bangsa dan negara saya," imbuh Prabowo.
Menteri Pertahanan ini tak menampik jika dirinya kerap diolok-olok selama mencalonkan diri sebagai presiden sejak Pilpres 2004.
"Pengalaman saya ya, diolok-olok itu kan nggak sakit. Begini ya, kita bersyukur kita hidup dengan baik, kita bersyukur pemberian Tuhan. Diolok, dihina, dihujat, difitnah," kata Prabowo.
Prabowo mengaku sedikit sakit hati dengan olok-olokan tersebut.
"Kadang-kadang kita ya istilahnya, siapa sih yang suka diolok? Siapa? Tapi sudahlah, itu ada hal-hal lebih penting di dunia ini di hidup ini," sambung Prabowo.
Baca Juga: Harta Kekayaan Tri Suhartanto, Eks Penyidik KPK yang Dikaitkan dengan Transaksi Rp 300 Miliar
Ketimbang menanggapi olok-olokan tersebut, Prabowo mengaku lebih memilik diam dan membiarkan saja.
"Saya ingin berpikir sisa hidup saya ingin berbuat yang baik, itu saja. Ya jadi, orang mau hina mau ngolok-olok silakan. Saya tidak mau jawab, saya tidak mau layani, dan saya tidak mau balas. Biar aja," tegasnya.
Berita Terkait
-
Tadinya Kawan Kini Lawan, Prabowo Bongkar Perasaannya Jadi 'Musuh' Anies di Pilpres
-
Prabowo-Cak Imin Bakal Minta Pendapat Jokowi soal Pasangan Capres-Cawapres KKIR, Gerindra: Wajar Namanya Bestie
-
Tim 8 Koalisi Perubahan Dorong Pertemuan-pertemuan seperti Anies-Ganjar dan AHY-Puan
-
Tunggu Waktu Terbaik, Menanti Sosok Cawapres yang Akan Diumumkan Anies Sepulang Ibadah Haji
-
Terbongkar! Anies Hanya Butuh Satu Hal Ini untuk Bisa Menang di Pilpres 2024
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?