Pegiat media sosial Jhon Sitorus mengkritik pedas sosok Effendi Simbolon. Menurutnya, politikus PDI Perjuangan itu dari dulu selalu menunjukkan sifat pengecut.
Hal tersebut disampaikan Jhon Sitorus di akun Twitter miliknya, @Miduk17. Ia mengaku sudah dari dulu kerap bicara jika Effendi Simbolon merupakan sosok pengecut.
"Dari dulu gue bilang, orang ini cuma pengecut," kata Jhon Sitorus dalam cuitannya pada Sabtu (8/7/2023).
Tak sembarang bicara, Jhon Sitorus juga membagikan kembali cuitannya setahun silam, tepatnya pada 9 Juni 2022. Kala itu, ia sudah menyebut sosok Effendi Simbolon sebagai pengecut karena dinilai lempar batu, sembunyi tangan.
"Effendi Simbolon (Dapil III Jakarta). Orang ini mengatakan kalau Ganjar Pranowo lupa dengan partai PDI Perjuangan. Padahal dalam event besar internal, PDI Perjuangan lah yang tidak mengundang Ganjar Pranowo. Ibarat lempar batu sembunyi tangan, pengecut," tulis Jhon Sitorus pada 2022 lalu.
Sontak cuitan pedas Jhon Sitorus untuk Effendi Simbolon itu langsung menuai atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya sudah dibaca ribuan kali dan mendapat beragam pendapat dari warganet.
"Cuma 2 kader PDIP yang pintar, Trimedia Panjaitan dan Effendi Simbolon," celetuk warganet.
"Betul perlu sosok yang berani. Presiden Jokowi ingin Presiden mendatang sosok pemberani, kita semua sebagai rakyat sambutlah hal tersebut kepada para capres, beranikah memproses hukum para mantan presiden dan mantan wapres terutama terkait tindak pidana korupsi?" tanya warganet.
"Kader partai itu harus berani bersuara mengatakan kejujuran, bukan mengikuti yang salah," dukung warganet.
Baca Juga: Hengkang dari Manchester United, Berikut 3 Fakta Menarik David de Gea
"Dari dulu suka ngisruh," kritik warganet.
"Kalau dia pengecut, pasti gak berani tampil beda dengan PDIP. Dia wakil rakyat sejati," bela warganet.
"Ibu Mega harus tegas nih, pecat kalau enggak akan jadi duri dalam daging. Apa mau ibu Mega ngalamin ditusuk dari dalam waktu jadi presiden, dan akan terulang dengan orang ini?" komentar warganet.
"Sebut diri paling demokratis, tapi ketika kawan beda pilihan, langsung menyerang dengan kata-kata kasar. Kalian kaum democrazy," sindir warganet.
Sebagai informasi, sosok Effendi Simbolon tengah memicu kontroversi karena dinilai mendukung bakal capres dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Ini bermula saat Effendi mengaku ingin Indonesia dipimpin oleh nahkoda yang handal, yakni Prabowo.
Sontak, pernyataan Effendi itu langsung membuat PDIP kepanasan. Akibatnya Effendi langsung dipanggil PDIP dan diminta menjelaskan maksud pernyataannya yang menunjukkan sikap terbuka mendukung Prabowo.
Berita Terkait
-
Viral Andika Perkasa Ngaku Lebih Cocok Dukung Ganjar Ketimbang Anies, Jhon Sitorus: Well Said!
-
Jejak Kontroversi Effendi Simbolon: dari Singgung TNI, Kini Dukung Prabowo?
-
Mesra dengan Prabowo Tunjukan Jokowi Setengah Hati Dukung Ganjar? Pengamat: Ada Berkah Politik Didapat Gerindra
-
Berkelakar Soal Cawapres Pendampingnya, Ganjar Pranowo: Nanti Diundi
-
Ramaikan Fun Run di Jogja, Ganjar Pranowo Soroti Peserta Unik Pakai Baju Adat
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
Siap Gowes Pagi! 5 Rekomendasi Sepeda Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Ketika Inflasi Membuat Anak Muda Hari Ini Kehilangan Gairah untuk Bermimpi
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Buronan Kasus Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Akhirnya Ditangkap di Mesir
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia
-
Zulfan Hasdiansyah Bagikan Wawasan di Middle East Youth Summit 2026