Polemik renovasi Jakarta International Stadium (JIS) masih menjadi perdebatan di masyarakat. Namun di tengah huru-hara tersebut, kabarnya nama proyek JIS hilang dari situs Buro Happold.
Buro Happold sendiri merupakan perusahaan konsultan desain asal Inggris yang disebut mempunyai andil dalam pembangunan desain proyek JIS.
Di tengah polemik yang terjadi mengenai renovasi JIS, nama proyek JIS hilang begitu saja di laman tersebut. Tautan (URL) proyek JIS di situs Buro Happold memang masih tersedia, namun ketika diakses tidak ada ulasan apapun mengenai JIS.
"Halaman yang Anda butuhkan saat ini tidak tersedia, silakan hubungi salah satu spesialis kami di halaman ini untuk informasi lebih lanjut," demikian informasi yang tertera di laman Buro Happold saat diakses pada Sabtu (8/7).
Demikian pula ketika mencoba mencari di situs Google dengan kata kunci Buro Happold Jakarta International Stadium. Meski tautan muncul di deretan hasil pencarian ketika mencoba masuk ke tautan tersebut, laman sudah tidak tersedia.
Diketahui sebelumnya, tautan proyek JIS di situs tersebut masih bisa diakses beberapa hari lalu. Dan nama JIS juga masih bertengger di jajaran proyek-proyek besar yang pernah digarap oleh Buro Happold.
Informasi hilangnya nama proyek JIS yang dibagikan oleh akun Instagram @viralbolaid itu lantas menjadi perbincangan di kalangan warganet. Banyak yang menduga bahwa hilangnya JIS dari daftar proyek Buro Happold adalah buntut kasus renovasi JIS yang saat ini masih menjadi polemik.
"Malu mungkin ternyata proyeknya nggak standar FIFA," tulis warganet.
"Gua usul coret aja Indonesia dari daftar tuan rumah, ribut mulu untuk hal yang gak penting. Bikin tarkam aja sepakbola," komen akun lain.
Baca Juga: Waspada Inflasi Tak Terkendali, CEO BlackRock Sebut Bitcoin Lebih Baik dari Emas
"Nanti gara-gara masalah HIS gak jadi Pildun kek gak ada stadiom di luar Jabodetabek aja," tulis akun lain.
Klarifikasi Buro Happold
Buro Happold turut buka suara setelah pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) menjadi polemik jelang Piala Dunia U-17 2023.
Perusahaan tersebut kerap disebut-sebut dalam pertentangan perihal pembangunan JIS dan kelayakan stadion "warisan" mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu menggelar turnamen internasional.
Di tengah perang wacana dan saling serang antar kubu dalam penilaian layak tidaknya JIS menggelar Piala Dunia U-17 dan benar tidaknya stadion berkapasitas 82 ribu itu telah berstandar FIFA terus mengemuka, Buro Happold pun menyampaikan klarifikasi.
"Buro Happold bermaksud mengklarifikasi peran dan kontribusi perusahaan dalam JIS. Buro Happold tidak diminta untuk mendesain stadion Jakarta International Stadium dan tidak pernah pula mendesain stadion ini," demikian keterangan resmi Buro Happold yang diterima Suara.com pada Minggu (10/7/2023).
"Lebih lanjut, perusahaan juga tidak terlibat dalam pekerjaan konstruksi apapun yang dilakukan kemudian," tambah perusahaan yang memimpin proyek pembangunan Tottenham Hotspur Stadium tersebut. (Ay)
Berita Terkait
-
FIFA Tetapkan 3 Kualitas Rumput untuk Dipasang di Stadion, Sudah Tahu?
-
Profil Buro Happold, Konsultan Asal Inggris yang Sebut JIS Tak Sesuai Panduan
-
Dedengkot Jakmania Mau JIS dari Rumah Persija: Kami Tak Ada Politik Segala Macam, Mau Apapun Kami Tak Terlalu Peduli Lah
-
Purnawirawan TNI/Polri Dukung Anies Nyapres, Mardani PKS: Bukan Kaleng-kaleng!
-
CEK FAKTA: Nasib Beda dari Anies, Ganjar Jadi Gelandangan saat Naik Haji, Benarkah?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000
-
Akses Menjadi Hambatan Terbesar Literasi di Indonesia
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
6 Zodiak Ini Bakal Dapat Kejutan Besar di Bulan Juli 2026
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Sespri Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo
-
Kejar Karier Akting, Jeongyeon TWICE Diisukan Tinggalkan JYP Entertainment
-
Nobar Piala Dunia Jadi Momen Bonding Keluarga yang Tak Tergantikan
-
Ulasan Film The Substance: Pertarungan Dua Ego dalam Satu Tubuh yang Rusak