Suara.com - Polemik seputar rencana renovasi Jakarta International Stadium (JIS) oleh pemerintah masih terus bergulir. Adapun renovasi akan dilakukan pemerintah dengan alasan kalau stadion tersebut tidak memenuhi standar FIFA, sehingga urung digunakan untuk perhelatan Piala Dunia U-17.
Setelah muncul tudingan adanya nuansa politis dalam rencana renovasi itu, kini Buro Happold JIS ikut angkat suara. Adapun Buro Happold adalah konsultan JIS asal Inggris yang disebut-sebut merupakan perancang desain stadion kebanggaan warga Jakarta itu.
Namun, hal itu telah dibantah oleh pihak Buro Happold. Menurut Buro Happold, JIS dibangun tidak sesuai dengan rekomendasi mereka sehingga menimbulkan banyak permasalahan, di antaranya rumput lapangan dan fasilitas pendukung lainnya.
"Buro Happold tidak ditugaskan untuk mendesain stadion dan tidak mendesainnya. Selain itu, perusahaan tidak terlibat dalam pembangunan selanjutnya," tulis pernyataan Buro Happold dalam laman resminya.
Seperti apakah profil dari Buro Happold? Simak ulasannya berikut ini.
Mengintip laman resminya, Buro Happold adalah perusahaan konsultan insyinyur, desainer dan penasihat internasional asal Inggris.
Perusahaan itu telah berdiri lebih dari 45 tahun dan telah memberikan konsultasi dan solusi kreatif mengenai perencanaan pembangunan di berbagai belahan dunia.
Di antara klien Buro Happold terdapat sejumlah nama lembaga dunia, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNESCO dan C40 Cities.
Selain JIS, Buro Happold juga pernah menangani desain sejumlah stadion sepak bola bertaraf internasional di sejumlah negara, di antaranya adalah:
Baca Juga: Elite PPP Semprit Jubir Anies: Renovasi JIS Enggak Semuanya Politik
- Astana Arena di Kazakhstan, berkapasitas 30.000 tempat duduk.
- Bramley -Moore Dock Stadium di Liverpool, Inggris, berkapasitas 52.888 tempat duduk.
- Aviva Stadium di Dublin, Irlandia, kapasitas 50.000 kursi penonton.
- London Olympic Stadium di London, Inggris, berkapasitas 80.000 tempat duduk.
- Michelle and Barack Obama Sport Center di Amerika
- Tottenham Hotspur Stadium di London, Inggris berkapasitas 62.850 bangku.
Berkomitmen pada Iklim
Tak hanya sekadar mendesain, Buro Happold juga memiliki komitmen terhadap pemulihan iklim dalam setiap desain yang dibuat.
Komitmen itu seakan menjadi salah satu peran mereka untuk ikut mengambil peran upaya memitigasi perubahan iklim dan krisis keanekargaman hayati.
Dalam situs resmi perusahaan itu, Buro Happold juga memiliki sedikitnya tiga target penting pada iklim, yakni mengurangi emisi karbon operasional perusahaan sebesar 21 persen pada 2025, merancang semua proyek pembangunan baru jadi nol karbon bersih pada 2030.
Perusahaan itu juga berkomitmen untuk mengurangi intensitas karbon dari semua bangunan baru, retrofit besar dan proyek infrastruktur sebesar 50 persen pada 2030.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Elite PPP Semprit Jubir Anies: Renovasi JIS Enggak Semuanya Politik
-
Dedengkot Jakmania Mau JIS dari Rumah Persija: Kami Tak Ada Politik Segala Macam, Mau Apapun Kami Tak Terlalu Peduli Lah
-
Prahara JIS, Dokter Tifa Sebut Anies Makin Menakutkan: Dikeroyok Banyak Menteri dan Ratusan Buzzer
-
Pernyataan Lengkap Buro Happold Soal Polemik JIS: Pembangunan Tak Sesuai Panduan
-
Peluang Persija Jakarta Datangkan Eks Bintang Liga Inggris Ini Sudah 75 Persen? Begini Catatan Kariernya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri