Suara.com - CEO BlackRock, Larry Fink mengatakan, menyimpan aset Bitcoin (BTC) jauh lebih baik daripada emas sebagai perlindungan terhadap inflasi.
Hal ini ia sampaikan saat hadir dalam diskusi Fox Business pada Kamis (6/7/2023) waktu setempat. Ia berujar, memiliki aset BTC lebih efektif dalam melawan inflasi daripada membeli emas.
Inflasi menyebabkan nilai mata uang fiat seperti dolar AS menurun. Pernyataan ini muncul beberapa hari setelah BlackRock mengajukan proposal produk Spot Bitcoin ETF kepada SEC melalui bursa efek Nasdaq.
CEO BlackRock juga menyebut Bitcoin sebagai "emas digital" karena BTC memiliki karakter yang mirip dengan emas dalam sistem keuangan, terutama dalam hal kelangkaan jumlah unitnya.
BlackRock telah bekerja sama dengan regulator untuk mendapatkan persetujuan ETF di masa lalu. Perusahaan ini memiliki catatan yang baik dalam memperoleh persetujuan ETF dari Securities and Exchange Commission (SEC). Namun, hingga saat ini, SEC belum menyetujui permohonan pembuatan belasan Spot Bitcoin ETF.
Proposal BlackRock mengalami sedikit hambatan saat SEC menganggap permohonannya tidak memadai, seperti yang dilaporkan oleh Wall Street Journal.
BlackRock yang mendapat dukungan dari Nasdaq, bursa yang akan mencatatkan ETF BlackRock, yang mengajukan kembali permohonan tersebut pada Senin lalu.
CEO BlackRock menyatakan optimisme dan mengatakan bahwa tujuan mereka dengan cryptocurrency adalah membuatnya lebih demokratis dan lebih terjangkau bagi investor.
Menariknya, CEO BlackRock mengakui bahwa ia awalnya meragukan cryptocurrency karena keterkaitannya dengan aktivitas ilegal.
Baca Juga: Kenalan dengan Cryptocurrency, Ada Teknologi Kriptografi hingga Upaya Desentralisasi
Sayangnya, pandangannya telah berubah, dan ia sekarang mengakui Bitcoin sebagai aset internasional yang tidak tergantung pada mata uang tunggal, sehingga menjadikannya sebagai pilihan investasi alternatif yang menarik.
Melansir Blockchain Media --partner Suara.com, Bitcoin telah menarik perhatian dalam beberapa minggu terakhir. Harganya mencapai level tertinggi dalam 52 minggu pada akhir Juni 2023 dan sebagian besar diperdagangkan di atas US$30.000. Pada Rabu siang, harga perdagangan sekitar $30.500.
Jika BlackRock berhasil mendapatkan persetujuan SEC untuk Spot Bitcoin ETF-nya, ini dapat membuka jalan bagi perusahaan keuangan tradisional lainnya.
Beberapa perusahaan, termasuk Fidelity, juga telah mengajukan proposal serupa. Dengan langkah BlackRock ini dan pernyataan Larry Fink, ada antisipasi bahwa ini bisa menjadi perubahan besar dalam upaya berkelanjutan untuk melawan inflasi melalui strategi investasi alternatif, seperti Bitcoin, selain emas.
Berita Terkait
-
Begini Cara Crypto-Phisher Mencuri Aset Kripto
-
Harga Bitcoin Cetak Rekor, Pakar Isyaratkan Prospek Kripto Masih Bisa Meroket
-
Cara Kerja dan Kelebihan Binance Coin
-
Gratiskan Biaya Transaksi, Triv Berikan Keuntungan Besar bagi Pengguna
-
Kenalan dengan Cryptocurrency, Ada Teknologi Kriptografi hingga Upaya Desentralisasi
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta
-
Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
-
Stok BBM Wilayah Timur RI Terjamin Usai RDMP Balikpapan Terintegrasi TBBM Tanjung Batu
-
Produksi Minyak RDMP Balikpapan Tetap Jalan Setelah Dapat Pasokan Gas dari Pipa Senipah
-
Saham-saham Komoditas Jadi Penyelamat, IHSG Kembali ke Level 8.948
-
Pemerintah Siapkan Insentif Lebaran 2026, Ada Diskon Tiket Pesawat
-
Airlangga Klaim Indonesia Resmi Swasembada Solar, Tak Perlu Impor Lagi
-
Jurus Purbaya Ciptakan Indonesia Emas 2045 lewat Ekonomi
-
Rupiah Masih Keok Lawan Dolar AS, Ditutup di Level Rp 16.876
-
Fenomena Kelebihan Bayar Pajak Membengkak