/
Sabtu, 15 Juli 2023 | 20:08 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti Tukirman (dok. PSSI)

PSSI tengah gencar melakukan seleksi bagi para calon pemain Timnas Indonesia U-17 untuk menyongsong gelaran Piala Dunia U-17, November 2023 mendatang. Seleksi itu digelar di 12 kota, namun tak ada Papua masuk daftar.

Padahal, Papua adalah salah satu daerah yang banyak melahirkan deretan pemain bertalenta di sepak bola Tanah Air. Terkait hal ini, pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti memberikan alasan.

Diketahui, seleksi Timnas U-17 dipandu oleh trio legenda sepak bola Indonesia, Rully Nere, Budi Sudarsono dan Firman Utina. Seleksi digelar antara 12-30 Juli 2023.

"Papua nanti gabung di Manado atau di Makassar," kata Bima kepada wartawan di Lapangan A, Senayan, Jakarta pada Sabtu (15/7/2023).

Menurut Bima, tidak adanya seleksi di Papua adalah untuk efisiensi waktu. Ia beralasan, kondisi sama juga dilakukan di beberapa daerah lain.

"Ya mereka ini bergabung. Ini juga kemarin yang di Palembang juga ada yang dari Jambi, Lampung, jadi mereka datang. Nanti di Medan, ya dari Aceh, dari semua daerah, kalau keliling ke semua daerah waktunya habis," ujar coach Bima.

Ia menjelaskan, usai proses seleksi, para pemain yang terpilih akan bergabung dengan skuad utama pada Agustus mendatang. Bima memastikan, kualitas menjadi syarat nomor satu untuk para pemain yang terpilih. 

"Nanti di akhir Juli kita data semua, nah di bulan Agustus PSSI akan panggil mereka, dibawa ke Jakarta," ujar Bima. 

"Ya nanti bisa kita lihat kita adu nih kalau perlu sama tim yang ada, jadi lebih fair," imbuh dia.

Baca Juga: Tijjani Reijnders, Pemain Keturunan Indonesia Gabung AC Milan!

Load More