Pakar ekonomi Rizal Ramli kembali mengkritik pedas Presiden Joko Widodo. Kali ini, kritikan yang dilayangkan ke Presiden Jokowi itu terkait nasib petani di Indonesia.
Melalui akun Twitternya, Rizal Ramli membagikan poster bergambar Presiden Jokowi yang memakai caping. Dalam poster itu, tertuang narasi kehidupan petani yang semakin sulit karena kebijakan subsidi pupuk dicabut hingga impor beras.
Rizal Ramli pun menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin yang 'sok' pro petani. Bahkan ia menuding Jokowi yang hobi selfie bersama petani, seolah-seolah memperhatikan kesejahteraan petani.
Namun nyatanya, kata Rizal Ramli, kebijakan yang diambil Presiden Jokowi justru dinilai merugikan petani di Tanah Air.
"Situ pemimpin sok pro-petani, selfie-selfie bolak-balik seolah pro-petani, tapi kebijakan-kebijakan sampeyan sebaliknya: pro-impor dan pro-importir-kuota!" sentil @RamliRizal di Twitter pada Kamis (13/7/2023).
Terakhir, mantan menteri di era Gus Dur ini pun bertanya mengapa Presiden Jokowi tega membuat petani di Indonesia semakin miskin.
"Sampeyan kok tega, bikin petani Indonesia semakin miskin? Kejam," pungkas Rizal Ramli.
Sindiran menohok Rizal Ramli untuk Presiden Jokowi itu menuai sorotan warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya telah dibaca 95 ribu kali dan mendapatkan ribuan tanda suka.
Kolom komentar Rizal Ramli juga dibanjiri dengan beragam komentar. Mulai dari banyak yang setuju dengan pendapat Rizal Ramli dan curhat mengenai kondisi petani, hingga ada juga yang balas melayangkan kritik kepada Rizal Ramli atas opininya.
Baca Juga: Masih Bikin Penasaran, Begini Rilis Resmi Persib Perihal Perpisahan Luis Milla
"Pak Rizal Ramli sepertinya sudah gregetan sampai ke ubun-ubun. Kritik-kritik tajam udah sering diluncurkan. Semoga niat njenengan dan keberpihakan njenengan kepada rakyat (menengah ke bawah) khususnya, jadi amal ibadah nggih Pak. Amin," dukung warganet.
"Ketika dendam dianggap kepuasan dan balas budi kepada petani dianggap beban, jangan berharap banyak hajat hidup petani dipenuhi dan sila kelima Pancasila ditegakkan," tulis warganet.
"Beneran pak, saudara saya petani di Jateng bahkan sekarang jarang banget megang uang. Pupuk mahal dan langka, panen dhargai murah. Gimana bisa nyekolahin anak. Nangis petani-petani. Jahat banget mereka itu," curhat warganet.
"Kami para petani mau beli pupuk subsidi di kios kelompok tani aja di batasi, di jatah padahal beli. Karena kebutuhan pupuk dari kios tidak memadai akhirnya mau tidak mau ya beli pupuk non subsidi yang harganya mahal. Sangat memprihatinkan," tambah yang lain.
"Boleh nanya? Serius gue nanya sama elu yang katanya Prof Rizal Ramli, apa situ bisa kerja? Jadi menteri aja gak becusss," sentil warganet.
Berita Terkait
-
Baru Dilantik Jadi Menkominfo, Jokowi Kasih Tugas Budi Arie Soal Project S TikTok
-
Gantikan Zainut Tauhid Jadi Wamenag, Gus Saiful Dasuki Tegaskan Bakal Tingkatkan Toleransi hingga Jaga Kemajemukan
-
Kata Paiman eks Tukang Sapu yang Dilantik Jokowi Jadi Wamendes PDTT
-
25,90 Juta Orang Indonesia Masih Hidup Miskin
-
Respons Santai Jokowi Tanggapi Kekecewaan Surya Paloh Dukung Revolusi Mental
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha