Selama ini negara Indonesia dikenal sebagai negara tropis dengan memiliki ratusan bahkan ribuan gunung ataupun puncak gunung yang berada di pulau-pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.
Dalam setahun, setidaknya ada dua musim yang berlaku di Indonesia yakni musim hujan dan musim kemarau. Meski hanya memiliki dua musim, Indonesia juga memiliki sejumlah kota yang suhunya dingin.
Dinginnya suhu di kota-kota tertentu tersebut, biasanya karena letak geografisnya yang berada di kawasan pegunungan. Meski begitu, kota terdingin di Indonesia, ternyata bukan berada di kawasan wilayah barat Indonesia.
Kota terdingin di Indonesia tersebut letaknya berada sejauh 324 kilometer dari ibukota Papua, Jayapura, tepatnya di Kota Mulia yang berada di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua. Penduduk kota ini tercatat di angka 35 ribuan jiwa.
Mungkin kota ini satu-satunya kawasan yang berada di ketinggian 2.448 meter di atas permukaan laut (MDPL). Luasan kota ini mencapai 25 kilometer persegi.
Suhu udara pada siang hari di kota ini hanya mencapai 15 derajat celcius, tetapi saat malam hingga 9 derajat celcius. Selain itu, Kota Mulia hampir diguyur hujan sepanjang tahun. Tak heran jika sebagian besar warganya memilih tinggal di Honai atau rumah adat Papua.
Untuk saran transportasi, Kota Mulia memiliki bandara kecil untuk pesawat berpenumpang tak banyak seperti caravan yang menampung sembilan orang. Sejatinya, jika menggunakan pesawat tersebut, jarak tempuh hanya membutuhkan waktu satu jam menuju Jayapura.
Namun jika menuju wilayah ini dari Jayapura menggunakan transportasi darat, maka waktu yang ditempuh mencapai 16 jam dengan medan ekstrem karena melewati jalan bebatuan hingga jurang di masing-masing sisi.
Baca Juga: Berjarak 132 Kilometer Dari Bandung, Ini Kota Dengan Biaya Hidup Termahal Di Jawa Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
5 Sepatu Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan