/
Rabu, 02 Agustus 2023 | 16:42 WIB
Gibran dan Rocky Gerung ([Twitter/gibran_tweet])

Rocky Gerung mengaku kebingungan setelah dirinya dilaporkan oleh relawan ke polisi gegara umpatan bajingan yang ia gunakan ketika mengkritisi Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sebab, ia merasa tidak menyerang Jokowi selaku pribadi. 

Rocky dilaporkan usai menyampaikan kalimat 'itu bajingan yang tolol'. Kalimat itu ia sematan ketika membicarakan Jokowi yang dinilainya sedang berupaya menyelamatkan diri sendiri. 

Ia merasa tidak mungkin kalau Jokowi akan melaporkan dirinya gegara kalimat itu.

Karenanya, Rocky merasa bingung dengan keputusan relawan yang melaporkannya ke polisi.

"Nah sekarang saya dilaporkan, siapa yang laporin? Pak Jokowi? Pasti Pak Jokowi nggak akan laporin, karena Pak Jokowi tahu ini bukan delik aduan, ini mungkin Jokowi mengerti, ini relawannya ngapain sih laporin, dia aja nggak laporin, kok," kata Rocky dalam video yang diunggah YouTube Rocky Gerung Official dikutip Rabu (2/8/2023).

Dalam kesempatan yang sama, Rocky juga menjelaskan penggunaan kata bajingan ketika mengkritisi Jokowi. Ia menyebut sering menggunakan kata tersebut ketika berdebat politik.

Dengan demikian, dirinya menganggap bukan hal aneh apabila ada umpatan kasar yang digunakan.

"Saya memakai istilah itu sebagai istilah yang biasa di dalam perdebatan politik, karena standar saja kan, bajingan," ucapnya.

Selain itu, Rocky mengungkap kalau kata bajingan tersebut diartikan sebagai orang yang dicintai Tuhan. 

Baca Juga: Akting Cari Indekos, Aksi Pak RT Lawan Komplotan Maling di Kembangan Jakbar: Saya Paranin, Dia Ngeluarin Senpi

Ucapan Rocky tersebut didasari oleh riset seseorang.

"Bajingan itu bahkan dianggap dulu sebagai di zaman Mataram justru ada orang yang riset ditulis di National Geographic, bajingan artinya orang yang dicintai Tuhan itu namanya bajingan."

Load More