Persib Bandung dikabarkan telah mencoba merekrut pelatih ternama asal Korea Selatan, Park Hang-seo. Namun klub sepak bola ternama ini gagal meminangnya.
Dikutip dari Metro.Suara.com, media asal Korea Selatan mengungkap apa alasan kegagalan Persib Bandung untuk merekrut Park Hang-seo sebagai kepala pelatih.
Sebagai diketahui, Persib Bandung mencari sosok pelatih untuk menggantikan Luis Milla. Nama Park Hang-seo yang banyak disebut-sebut kala itu.
Paling baru, media Korea Selatan, Chosun, yang mengungkapkan bahwa Persib gagal dalam usaha mereka untuk mendatangkan Park Hang-seo.
Meskipun Persib Bandung menawarkan kontrak dengan nilai yang cukup besar, Park Hang-seo menolak tawaran tersebut.
Park Hang-seo telah terkenal di dunia sepak bola atas prestasinya dalam mengangkat permainan sepak bola Timnas Vietnam.
Saat melatih Timnas Vietnam, pria asal Korea Selatan ini berhasil membawa timnya meraih banyak kesuksesan dan membuat sepak bola Vietnam semakin maju.
Keberhasilannya ini membuat banyak klub besar dari berbagai negara tertarik untuk menggunakan jasanya sebagai pelatih kepala.
Disebutkan kalau tawaran dari Persib Bandung mencapai angka yang cukup besar, yaitu sekitar 4,3 juta yuan atau sekitar 771 juta won.
Namun, menurut laporan Chosun, Park Hang-seo menolak tawaran tersebut dengan alasan bahwa tawaran tersebut tidak sepadan dengan kepopulerannya saat ini.
Di usia 60 tahun, Park Hang-seo menjadi sorotan dunia sepak bola internasional, dan ia memilih untuk fokus pada pengembangan akademi sepak bola di Vietnam daripada menerima tawaran dari klub besar Indonesia, termasuk Persib.
Kepopuleran dan kesuksesan Park Hang-seo telah membuat banyak klub besar dari berbagai negara tertarik untuk merekrutnya sebagai pelatih kepala.
Namun, Persib Bandung tampaknya belum berhasil mendapatkan jasa Park Hang-seo dan akhirnya mereka memutuskan untuk merekrut Bojan Hodak sebagai pelatih kepala Maung Bandung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu
-
Budget Tipis? Ini 5 Hydrating Toner Rp30 Ribuan yang Bikin Kulit Auto Lembap
-
Syekh Ahmad Al Misry Diduga di Mesir, Pengacara Korban Pelecehan Sejenis Desak Agar Dijemput
-
Tragedi Kamar Kos Sukoharjo: Niat Minta Rokok, Tetangga Syok Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Belajar dari Kasus Mahasiswa FH UI, Ini 8 Bentuk Kekerasan Seksual yang Jarang Disadari
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur