Sultan Rifat korban jeratan kabel optik. (Instagram/ fisip_ub)
Sultan Rif'at Alfatih korban terjerat kabel serat optik dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Saat ini, Sultan tengah menjalani diet untuk menaikkan berat badannya yang anjlok karena kecelakaan tersebut.
"Alhamdulillah, diet yang diberikan bisa di toleransi dengan baik, ahli gizi yang merencanakan tahapan kenaikan berat badannya," kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati Brigjen Pol dr Hariyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Dia menyatakan, pihaknya menjalankan proses sebaik mungkin. "Tidak bisa kita berikan makan sebanyak-banyaknya (terus besok pagi naik), ada ilmunya, bertahap, pakai proses sebaik mungkin," katanya.
Selain upaya menaikkan berat badan Sultan, tim dokter juga memberikan perawatan lebih seperti alat bantuan pernafasan.
Dia menyatakan, pihaknya menjalankan proses sebaik mungkin. "Tidak bisa kita berikan makan sebanyak-banyaknya (terus besok pagi naik), ada ilmunya, bertahap, pakai proses sebaik mungkin," katanya.
Selain upaya menaikkan berat badan Sultan, tim dokter juga memberikan perawatan lebih seperti alat bantuan pernafasan.
"Perawatan terhadap alat bantuan nafas, selang bantuan makan juga, fisioterapi untuk kurangi risiko masuknya air ludah ke paru," katanya.
Namun, Hariyanto belum bisa menjelaskan secara rinci terkait proses penyembuhan cidera yang ada di leher Sultan. "Sangat teknis, nanti tim ahli yang menentukan," katanya.
Hariyanto menegaskan, pihaknya akan memfasilitasi proses pengobatan Sultan dengan bersinergi bersama pihak terkait.
"Saya sebagai kepala rumah sakit akan memfasilitasi yang apa mereka butuhkan, nanti akan bersinergi," katanya.
Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, merawat secara intensif korban kecelakaan kabel serat optik, Sultan Rif'at Alfatih (20).
Sultan dirawat ke RS Polri guna memulihkan kondisi fisiknya secara umum, khususnya pada berat badan. Tim dokter yang menangani Sultan merupakan gabungan tim dokter spesialis.
"Untuk tim dokter, kami melibatkan serta berkolaborasi dengan tim dokter yang merawat Sultan sebelumnya yakni dari RS Fatmawati dan RSCM," ujarnya.
Tim dokter spesialis yang dilibatkan, yakni dokter spesialis penyakit dalam, telinga hidung tenggorokan (THT), spesialis bedah, bedah digestif (pencernaan), anastesi dan spesialis gizi. (Sumber: Antara)
Komentar
Berita Terkait
-
Banyak Makan Korban, Legislator Kebon Sirih Dorong Pembentukan Pansus Kabel Menjuntai di Ibu Kota
-
Sebelumnya Aktif Jadi Atlet Kriket, Mental Sultan Down dan Tubuh Kurus Usai Jadi Korban Jerat Kabel Optik
-
Jenguk Korban Jeratan Kabel Optik, Mahfud MD: Kondisi Sultan Berangsur Membaik
-
5 Fakta Ojol Terjerat Kabel Melintang di Palmerah hingga Tewas, Sempat Hilang Kendali
-
Dirawat di RS Polri atas Atensi Kapolri, Sederet Dokter Ahli yang Tangani Sultan Rifat Korban Kabel Optik di Jaksel
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam