Bagaimana Raffi Ahmad meminta maaf kepada Jeje Govinda mendadak ramai jadi perbincangan. Terutama bagaimana gestur selebriti ini disamakan seperti seorang politikus.
Reaksi serta ekspresi yang ditampilkan oleh Raffi Ahmad saat meminta maaf kepada Ritchie Ismail alias Jeje Govinda terus menjadi sorotan publik seperti dikutip dari Matamata.com.
Raffi Ahmad menyampaikan permintaan maaf kepada adik iparnya tersebut atas perilaku Syahnaz Sadiqah, sang adik bungsu, yang terlibat dalam hubungan selingkuh dengan Rendy Kjaernett.
Menurut pandangan Kirdi Putra, seorang ahli ekspresi, Raffi Ahmad menunjukkan sikap yang sangat berhati-hati dalam setiap kata yang diucapkannya ketika berbicara dengan Jeje Govinda.
Hal ini tampak dari cara bicaranya yang terkadang diperlahan-lahan dan dari beberapa kali matanya yang terarah ke atas saat berbicara.
"Kita lihat ritmenya, kalau dia memelan pasti akan dibarengi dengan dia ngomong hati-hati dan matanya kelihatan ke atas. Gayanya sudah kayak politikus lah, dia menjaga jangan sampai salah ngomong gitu," ujar Kirdi Putra, yang merupakan pakar dalam bidang ekspresi, seperti yang dilansir dari tayangan acara Silet di RCTI pada Senin (7/8/2023).
Raffi Ahmad juga menunjukkan sikap yang sangat berhati-hati saat ia memohon maaf. Sementara itu, Jeje Govinda terlihat menggunakan tindakan pertahanan untuk mengendalikan emosi-emosinya.
"Ketika dia (Raffi Ahmad) meminta maaf, Jeje itu justru menyilangkan tangannya dan badannya agak ke belakang, itu salah satu bentuk blocking atau defense. Defense bukan untuk kasusnya, tapi semua yang dirasakannya membuat tidak nyaman," papar Kirdi Putra saat menjelaskan.
Menurut Kirdi Putra, konten tersebut adalah salah satu cara yang dapat digunakan oleh Raffi Ahmad untuk memulihkan citra Jeje Govinda yang tercemar setelah menerima kembali Syahnaz Sadiqah.
Baca Juga: Alasan Mulia Jeje Govinda Tak Ceraikan Syahnaz Sadiqah Yang Terbukti Selingkuh
Di sisi lain, Raffi Ahmad sepertinya ingin mengembalikan citra keluarganya sebagai sosok yang memiliki hati besar dan mampu memaafkan.
"Momen ini untuk balikin citranya Jeje, itu adalah cara Raffi untuk memperlihatkan bahwa keluarga ini bisa minta maaf dan berjiwa besar," ujar Kirdi Putra.
Bahkan, Kirdi Putra menyebutkan bahwa konten permintaan maaf dari Raffi Ahmad kepada suami Syahnaz Sadiqah ini dapat dianggap sebagai bentuk "dagangan" dari mereka berdua.
"Ya sama-sama jualan lah dua-duanya," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Stylish buat Traveling, Intip 4 Ide OOTD Warna Hitam ala Kazuha LE SSERAFIM
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Tangis Keluarga Pecah, 11 Korban Bus ALS Akhirnya Teridentifikasi Melalui DNA
-
Perbedaan Mencolok Film Joker dan Sekuelnya, Keduanya Lagi Tayang di Netflix
-
Tayang 2027, Anime GATE 2 Rilis Key Visual Baru dan Proyek Lagu Penutup
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Pembuang Sampah di Palembang Bisa Disuruh Bersihkan Masjid, Efektif Bikin Jera?
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni