Beredar kabar FIFA menyatakan bahwa rumput Jakarta International Stadium atau JIS tidak perlu diganti. Pengumuman dari FIFA itu disebut telah membuat Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI menjadi malu.
Kabar itu dibagikan oleh akun YouTube dengan nama akun Youtrod Official. Hingga berita ini dipublikasikan, postingan akun ini telah disaksikan sedikitnya 6 ribu kali dan mendapatkan ratusan tanda suka.
Dalam narasinya, akun ini menyebut bahwa FIFA telah memberikan pernyataan resmi terkait kondisi JIS. FIFA disebut menyatakan bahwa rumput stadion peninggalan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu tidak perlu diganti.
Adapun narasi yang dibagikan dalam judul video sebagai berikut:
“FIFA: RUMPUT JIS TIDAK PERLU DIGANTI.”
Sedangkan narasi yang tertuang dalam thumbnail adalah berikut ini:
“PSSI MALU SEKALI! FIFA: RUMPUT JIS TIDAK PERLU DIGANTI CUMA DIRAWAT SAJA.”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: 6 Manfaat Aloe Vera untuk Kecantikan Wajah, Mampu Atasi Bekas Jerawat!
Berdasarkan penelusuran, kabar FIFA memberikan pernyataan resmi bahwa rumput JIS tidak perlu diganti, melainkan hanya perlu dirawat adalah tidak benar.
Faktanya, isi video saat didengarkan untuk cek fakta sama sekali tidak menyertakan sumber resmi seputar klaim FIFA menyatakan bahwa rumput JIS tak perlu diganti. Begitu pula tidak ada informasi kredibel mengenai PSSI yang dibuat malu oleh FIFA.
Kenyataannya dalam video tersebut, narator membacakan artikel yang diunggah oleh ANTARA NEWS. Artikel itu berisi tentang pernyataan Dirut PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin tentang kondisi rumput JIS.
Dalam pernyataannya, Iwan menyampaikan bahwa JIS sedang dalam proses penggantian rumput sejak 26 Juli 2023. Adapun proses pergantian rumput itu sesuai dengan rekomendasi dari FIFA agar memenuhi standar internasional.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi PSSI dibuat malu oleh FIFA setelah rumput JIS dinyatakan tidak perlu diganti adalah kabar hoaks.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content, atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
3 Alasan Mengapa PSSI Sulit Dapat Izin Klub untuk Timnas U-23 di Piala AFF
-
Bikin Pusing Thomas Doll, PSSI Ralat Pemanggilan Pemain Persija Ke Timnas U-23: Tadinya 5 Kini Cuma 2
-
Pembukaan Piala Dunia U-17 2023 di JIS, Erick Thohir Jelaskan Konsepnya
-
Jadi Venue Piala Dunia U-17, Jakpro Siapkan Pembibitan Rumput JIS
-
Bilqis Anak Ayu Ting Ting Dilarikan Ke Rumah Sakit Usai Bertemu Enji Baskoro, Benarkah?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Drama Brankas di Kota Jamu: Ketika 'Setoran' Berakhir dengan Rompi Oranye
-
Perancang Masjid Istiqlal hingga Monas Friedrich Silaban Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
-
Macet 850 Meter! Pembetonan Jalan Kebon Sirih 'Caplok' Dua Lajur Hingga September
-
Rilis Yo-I-Don! NCT Wish Sebarkan Semangat Memulai Awal Baru Penuh Harapan
-
Menteri Bahlil Cerita Lobi-lobi BBM di Afrika: Ada Untungnya Juga Jadi Bolu Ketan
-
Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI
-
4 Rekomendasi Loose Powder untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat sesuai Review
-
Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus
-
Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Gunung Anak Krakatau 'Batuk' 19 Kali dalam Sebulan: Selat Sunda Berstatus Siaga