Pelatih Kepala PSM Makassar Bernardo Tavares mengungkap kesulitan yang dialami klubnya ketika bertandang ke markas Bali United. Selama 7 tahun, PSM Makassar belum pernah memenangkan pertandingan ketika tandang ke Bali.
“Bali United tim yang bagus, sejak 2016 PSM tidak pernah menang tandang melawan Bali, sudah tujuh tahun,” kata Tavares di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Kamis (10/8/2023).
Sejak resmi melatih pada April 2022, Tavares mengalami sendiri bagaimana sulitnya memetik kemenangan saat bertandang ke markas Bali United. Di tangannya, skuad Juku Eja belum pernah meraih poin ketika melawan Serdadu Tridatu.
Hal tersebut terjadi ketika keduanya bertemu di babak playoff Liga Champions Asia.
Pada pertandingan pertama di Gianyar, PSM Makassar bermain imbang 1-1 melawan Bali United pada Selasa (6/6/2023).
Bukan hanya pada saat tandang, PSM Makassar juga kalah melalui tendangan penalti 4-5 di kandang sendiri.
Kemudian pada pertandingan di kandang PSM di Pare-pare, PSM kalah melalui tendangan penalti 4-5.
Alhasil, Bali United berhasil lolos ke Liga Champions Asia.
"Saya ucapkan selamat kepada Bali United di Liga Champions Asia semoga mendapatkan poin mewakili Indonesia,” ucapnya.
Baca Juga: Istri Bakar Suami di Kubu Raya Bermula dari Cekcok, Ini Kronologi Lengkapnya
Pada kesempatan yang sama, Tavares sempat membicarakan soal pertandingan PSM Makassar melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (11/8/2023) besok sore. Ia memprediksi pertandingan akan berjalan sulit.
"Kami perkirakan besok (Jumat) permainan akan sulit," terangnya.
Ada keunggulan yang menurut Tavares menguntungkan Bali United yakni fasilitas mumpuni hingga anggaran yang memadai.
Kendati demikian, dalam pertandingan sepak bola yang diwakili masing-masing 11 orang terkadang ada kejutan yang tidak bisa diprediksi kedua tim.
“Kita lihat saja, kadang ada kejutan tapi sulit main tandang melawan Bali United." [ANTARA]
Berita Terkait
-
Bali United Fokus Recovery Pemain Jelang Hadapi PSM Makassar
-
Hendak Lawan PSM Makassar, Teco Khawatir Pemain Bali United Rentan Cedera
-
Misi Balas Dendam PSM Makassar: Berharap Kenzo Nambu "Cabik-cabik" Gawang Bali United
-
Hadapi PSM Makassar di Pekan ke-8 BRI Liga 1, Bali United Usung Target Kemenangan
-
Pemain Muda Bali United Kadek Arel Dipanggil Masuk Timnas Indonesia U-23, Ini Harapan Teco
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati