Rumor kepindahan bek andalan Johor Darul Takzim Jordi Amat hingga kini masih menjadi pertanyaan bagi pecinta klub berjuluk Harimau Selatan.
Meski sang pemilik menyatakan tidak akan menjual Jordi Amat ke Trabzonspor, sang juru latih Esteban Solari sudah menyiapkan taktik baru yang dibutuhkan untuk memilih individu yang tepat untuk mgantikan Jordi Amat sebagai pilar pertahanan utama dan kapten tim.
"Antara pemain yang boleh mengantikkan Jordi adalah tidak lain dan tidak bukan Shahrul Saad yang mempunyai rekod baik ketika beraksi bersama skuad JDT dan pasukan kebangsaan," tulis media Harimau Malaya.
Untuk diketahui, Jordi yang bergabung dengan JDT pada tahun lalu sudah melakoni 19 dari 20 laga di Liga Super Malaysia. Mantan pemain Espanyol ini berhasil menunjukkan kelasnya sendiri dengan menjaga rapat pertahanan JDT yang hanya kebobolan empat gol musim ini.
Sebelumnya, media Turki, Turkiye Gazetesi, menulis artikel yang memastikan bahwa Trabzonspor telah menemukan pemain bertahan asal Indonesia untuk memperkuat skuat mereka di musim ini.
"Diduga, manajemen burgundy blue (julukan Trabzonspor) menemukan stopper yang mereka cari di Indonesia," tulis media tersebut.
"Transfer bek Spanyol berusia 31 tahun yang bermain di tim Johor itu rampung. Tertulis bahwa sang pemain akan berada di Turki dalam waktu seminggu untuk menandatangani kontrak," lanjutnya.
Bahkan media itu menyebut, Jordi Amat juga menyambut tawaran tersebut dengan antusias.
"Sang pemain juga mengingingkan Trabzonspor," tulisnya.
Baca Juga: Benarkah Jordi Amat Tidak Diminati Klub Liga Utama Turki, Trabzonspor?
Diliriknya Jordi Amat di kasta utama Liga Turki tak bisa dilepaskan dari pengalaman menterengnya selama memperkuat sejumlah klub di benua biru dan juga timnas Spanyol di kelompok umur.
Jordi Amat sendiri lahir di Barcelona. Ia memilih memperkuat Timnas Indonesia senior pada 2022 setelah bermain untuk Timnas Spanyol U-21 sebanyak 16 kali.
Selain itu, Amat sebelumnya pernah bermain untuk Espanyol, Rayo Vallocano, Real Betis, Swansea dan KAS Eupen. Jordi Amat sendiri memiliki garis keturunan Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Sulawesi Utara (Sulut).
Nenek Jordi Amat juga memiliki ayah yang berasal dari Siau, Manalang Doelag Kansil atau lebih dikenal dengan MD Kansil. MD Kansil sendiri merupakan Raja Siau yang berkuasa dari tahun 1895 hingga 1909.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Dari Titik Terendah ke Tanah Suci: Perjalanan Siti Patimah Azzahra Bersama PNM
-
Daftar Harga Motor Polytron 2026: Pekerja Kantor Bagus Beli Fox-S atau Fox-R?
-
Harga Lipstik Guerlain Berapa? Ini 5 Pilihan Termurahnya
-
Strategi Inovatif "Tercabaikan" Tembus Pasar Digital Bersama Ekosistem BRI
-
Menelanjangi Gengsi Penjajah dan Derita Si Miskin dalam Esai George Orwell
-
Kembali Jadi Anak Kecil Lewat Na Willa: Serial Catatan Kemarin
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak yang Aman dan Nyaman Digunakan
-
5 Rekomendasi Regulator Gas Double Lock, agar Masak Lebih Irit Bahan Bakar
-
Ternyata Begini Sejarah Istilah Cat Hijau Miskin, padahal Nama Aslinya Keren
-
Berapa Hari Pemakaian Gas Elpiji 3 Kg? Simak Caranya untuk Lebih Hemat