Nasib berbeda dialami dua pemain Indonesia yang saat ini sedang berkarier di Malaysia. Ada Saddil Ramdani dan Natanael Siringo Ringo.
Pertama Natanael Siringo Ringo yang bermain untuk Kelantan FC. Pada pertandingan terbaru yang dijalani, ia harus menelan pil sangat pahit.
Apa pasal? Natanael harus menerima nasib kalau Kelantan FC dibantai Johor Darul Takzim dengan sepuluh gol tanpa balas dalam laga leg kedua 16 besar Piala Malaysia 2023.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Sultan Ibrahim, Sabu (19/8/2023) malam WIB, itu sekaligus membuat Kelantan FC angkat koper dari Piala Malaysia 2023.
Lebih parahnya, Kelantan FC tersingkir dengan agregat 1-15 dari JDT usai kalah 1-5 di leg pertama. Di pertandingan itu, Natanael juga turut bermain.
Kekalahan telak yang dialami oleh Kelantan FC ini juga memperpanjang rapor buruk mereka. Sebelumnya mereka dihajar Terengganu FC 0-8 di Malaysia Super League 2023.
Sementara itu, rapor Saddil Ramdani terbilang cukup apik dan ia menjadi sorotan karena berhasil menjadi inisiator dari lahirnya gol Sabah FC saat melawan Kuching City FC.
Sama-sama bermain di leg kedua 16 besar Piala Malaysia 2023, Sabah FC bermain imbang 1-1 dengan Kuching FC. Sabah mencatat kemenangan agregat 4-1.
Sabah selanjutnya akan berhadapan dengan Perak FC yang sebelumnya menyingkirkan Kedah Darul Aman.
Baca Juga: Timnas Indonesia Melonjak Tujuh Peringkat di Klasemen Voli Dunia
Di pertandingan leg kedua melawan Kuching FC, Saddil ditempatkan sebagai penyerang oleh pelatih Ong Kim Swee. Keputusan ini dapat dijawab dengan positif oleh Saddil.
Umpan tendangan bebas Saddil Ramdani berhasil dimaksimalkan Rizal Ghazali untuk mengantar Sabah unggul 1-0 pada menit ke-24.
Adapun dengan torehan ini, Saddil Ramdani tercatat sudah mencetak 6 gol dan 8 assist dari dari 16 penampilan buat Sabah FC di musim 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026