PSIS Semarang harus merogoh koceknya usai Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi denda atas pelanggaran yang dilakukan saat menjamu Persib Bandung di Stadion Jatidiri, Semarang pada Minggu (20/8/2023). Selain sanksi denda, PSIS Semarang juga dikenai sanksi yang diterapkan pada pertandingan selanjutnya.
Hasil sidang Komite Disiplin PSSI menyatakan kalau PSIS Semarang melakukan pelanggaran karena keributan yang terjadi antara suporter PSIS Semarang dan suporter Persib Bandung di Tribun Timur.
Akibatnya, PSIS Semarang disanksi denda sebesar Rp 25 juta. Selain itu, PSIS Semarang dilarang menjual tiket pertandingan di Tribun Timur.
"Hukuman sanksi penutupan sebagian stadion (seluruh Tribun Timur) sebanyak 1 pertandingan saat menjadi tuan rumah," demikian tertulis pada hasil sidang Komite Disiplin PSSI yang diunggah akun Instagram @pssi dikutip Jumat (25/8/2023).
Selain itu, panitia pelaksana pertandingan PSIS Semarang juga dikenai sanksi denda sebesar Rp 25 juta. Sanksi denda dijatuhkan karena panitia pelaksana dianggap gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persib Bandung sebagai suporter klub tamu di stadion.
Bukan hanya PSIS Semarang, namun Persib Bandung juga turut mendapatkan sanksi denda karena pelanggaran pada pertandingan yang sama.
Persib Bandung dikenai sanksi denda sebesar Rp 50 juta untuk dua jenis pelanggaran. Pelanggaran pertama ialah adanya suporter Persib Bandung yang hadir di stadion.
Sedangkan pelanggaran kedua yakni karena Bobotoh terlibat keributan dengan suporter PSIS Semarang di Tribun Timur.
Baca Juga: Kabar Gembira! Kartu Prakerja Gelombang 60 Resmi Dibuka Hari Ini
Berita Terkait
-
Gede Banget! Ternyata Segini Besaran Sanksi Denda Persib Bandung Kala Tandang ke PSIS Semarang
-
Jadwal BRI Liga 1 Hari Ini: Persik Kediri vs PSIS Semarang hingga Dewa United vs Persija Jakarta
-
Gali Freitas, Pemain Asal Timor Leste Diminta Gabung Ke Timnas Indonesia Lewat Jalur Naturalisasi
-
Kalahkan Thailand, Ini Pesan Erick Thohir Kepada Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23
-
Tebas Arsan Makarim, Adi Satryo Kena Sanksi Skorsing di Liga 1
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan