Mantan Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menjawab tudingan yang menyatakan dirinya pernah meminta jabatan menteri bila Ganjar Pranowo menang pada Pemilu 2024.
Sebelumnya, hal serupa juga dibeberkan politisi PDI Perjuangan Deddy Sitorus.
Menanggapi pernyataan itu, Budiman Sudjatmiko mengatakan, alih-alih meminta jatah menteri, justru ia mengungkap bahwa hal tersebut merupakan tawaran dari Sekertaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.
"Saya katakan bahkan itu tawaran dari Pak Hasto," ungkap Budiman dikutip lewat wawancara Kontroversi di kanal Youtube MetroTv, Jumat (25/8).
Pada kesempatan itu, Budiman juga menjelaskan bagaimana ucapan yang dilontarkan Sekjen PDIP itu saat menawarkan menteri kepada dirinya.
"Nanti lah udah pokoknya, kalau Ganjar menang mungkin kamu bisa jadi, malah yang menarik persis kalimatnya, kalimatnya malah nanti bisa jadi wamenlu," ujar Budiman.
"Itu kalimatnya Pak Hasto sendiri," katanya.
Dia mengatakan, pembicaraan tersebut memang tanpa konteks apapun, hanya mengobrol biasa.
Saat itu, Budiman diajak minum kopi setelah pulang menemui Prabowo Subianto di Kertanegara.
"Ya waktu itu ya ngorol-ngobrol aja, kita ngobrol-ngobrol. Pada waktu saya diajak ngopi-ngopi waktu setelah saya dari Kertanegara, kita ngobrol klarifikasi santai" ucapnya.
Budiman juga menambahkan, saat itu Hasto juga menyampaikan hampir tidak mungkin untuk menyatukan Prabowo dengan Ganjar pun dengan Partai Gerindra dan PDI Perjuangan.
"Beliau mengatakan, almost imposible untuk menyatukan Pak Prabowo dengan Pak Ganjar, atau PDI Perjuangan dan Gerindra, Pak Hasto bilang gitu," katanya.
Selain itu, mantan Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) itu juga menjelaskan terkait tudingan yang ditujukan dirinya soal meminta jabatan menteri desa ke PDIP.
Waktu itu, Budiman mengaku diajak diskusi oleh sejumlah kepala desa di kantor milik Hasto, namun pada pertemuan berikutnya dia tidak menghadiri acara tersebut.
"Saya pada waktu itu ngajak diskusi sejumlah kepala desa ke kantor pribadinya Pak Hasto. Tapi waktu itu pada pertemuan berikutnya saya nggak bisa datang tapi mereka bertemu dengan Pak Hasto langsung," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Usut Meninggalnya 5 Calon Manajer Kopdes
-
9 Rekomendasi Lipstik Murah Terbaik untuk Bibir Hitam, Mulai Rp20 Ribu
-
Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga
-
2,35 Juta Nasabah PNM Mekaar Naik Kelas, Bukti Nyata Manfaat Pembiayaan dan Pemberdayaan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia
-
Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah
-
Budget Cuma Rp30 Ribuan? Ini 4 Sunscreen Cica Murah untuk Kulit Berjerawat
-
Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan