Apa itu UNESCO Global Geopark dan apa kriteria bisa masuk? Seperti Danau Toba menjadi salah satu UNESCO Global Geopark dari Indonesia.
Dikutip dari situs resminya, UNESCO Global Geopark adalah area geografis tunggal dan terpadu di mana situs dan lanskap yang memiliki signifikansi geologi internasional dikelola dengan konsep perlindungan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan.
UNESCO Global Geopark menggunakan warisan geologinya, yang terhubung dengan semua aspek warisan alam dan budaya di area tersebut, untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang masalah-masalah kunci yang dihadapi masyarakat, seperti penggunaan sumber daya bumi secara berkelanjutan, mitigasi efek perubahan iklim, dan pengurangan risiko terkait bencana alam.
Dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya warisan geologis area tersebut dalam sejarah dan masyarakat saat ini, UNESCO Global Geopark memberikan rasa bangga kepada penduduk setempat terhadap wilayah mereka dan memperkuat identifikasi mereka dengan area tersebut.
Penciptaan perusahaan lokal inovatif, pekerjaan baru, dan kursus pelatihan berkualitas tinggi dihasilkan melalui geowisata, sementara sumber daya geologis area dilindungi.
Pendekatan dari Bawah ke Atas
UNESCO Global Geopark memberdayakan komunitas lokal dan memberi mereka kesempatan untuk mengembangkan kemitraan yang solid dengan tujuan promosi proses geologi signifikan area tersebut, fitur-fiturnya, periode waktu, tema sejarah yang terhubung dengan geologi, atau keindahan geologis yang luar biasa.
UNESCO Global Geopark didirikan melalui proses dari bawah ke atas yang melibatkan semua pemangku kepentingan dan otoritas lokal dan regional yang relevan di area tersebut (misalnya pemilik tanah, kelompok masyarakat, penyedia pariwisata, suku asli, dan organisasi lokal).
Proses ini membutuhkan komitmen yang kuat dari komunitas lokal, kemitraan multipihak lokal yang kuat dengan dukungan publik dan politik jangka panjang, serta pengembangan strategi komprehensif yang akan mencapai semua tujuan komunitas sambil memamerkan dan melindungi warisan geologis area tersebut.
Baca Juga: Sejarah Terbentuknya Danau Toba, Kisah Letusan Gunung Berapi Raksasa
Apakah mereka fokus secara eksklusif pada geologi?
Meskipun UNESCO Global Geopark harus menunjukkan warisan geologi yang memiliki signifikansi internasional, tujuan dari UNESCO Global Geopark adalah untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan merayakan hubungan antara warisan geologi tersebut dan semua aspek warisan alam, budaya, dan tak berwujud di area tersebut.
Ini tentang menghubungkan kembali masyarakat manusia pada semua tingkatan dengan planet tempat kita semua tinggal, dan merayakan bagaimana planet kita dan sejarahnya yang berusia 4.600 juta tahun telah membentuk setiap aspek kehidupan dan masyarakat kita.
Apakah penunjukan ini permanen?
UNESCO Global Geopark diberi penunjukan ini selama periode empat tahun setelah itu fungsi dan kualitas masing-masing UNESCO Global Geopark diperiksa ulang dalam proses revalidasi.
Sebagai bagian dari proses ini, UNESCO Global Geopark yang sedang diulas menyusun laporan kemajuan, dan misi lapangan dilakukan oleh dua evaluator untuk menilai kualitas UNESCO Global Geopark.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica