Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memaparkan alasan dia memanggil pemain-pemain yang minim penampilan di BRI Liga 1 untuk timnas senior dan timnas U-23.
Selain pemain-pemain dengan nama mentereng, pelatih Shin juga menyertakan sejumlah pemain yang tidak banyak mencatatkan menit bermain bersama klub masing-masing.
Nama-nama yang termasuk jarang dimainkan oleh klubnya di liga adalah dua pemain Persija Jakarta, yakni Aji Kusuma dan Akbar Arjunsyah. Aji hanya satu kali menjadi pemain inti dengan catatan nol gol di Persija, sedangkan Akbar baru dua kali menjadi pemain inti.
"Memang dibagi dua timnya, jadi bisa lebih banyak yang didaftarkan. mungkin kalau dibicarakan lebih detail kita belum bisa pastikan pemain-pemain tersebut bisa didaftarkan atau tidak. Jadi mungkin kita akan coba latihan dulu setelah itu baru akan dipastikan yang akan didaftarkan siapa saja," kata pelatih Shin seperti dimuat Antara, Kamis (31/8).
Timnas Indonesia senior berisikan 24 pemain dipersiapkan untuk memainkan pertandingan FIFA Matchday melawan Turkmenistan pada 8 September mendatang.
Sedangkan sebanyak 27 pemain dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 sebagai persiapan Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut mengakui bahwa bebannya cukup berat dengan tanggung jawab terhadap kedua tim itu. Namun untuk timnas senior, ia akan banyak mendapat bantuan dari sejawatnya, Choi In-cheol.
"Memang saya agak ribet juga, untuk timnas senior pelatih Choi yang asisten pelatih utama kita (yang akan menangani tim). Jadi dia tahu apa yang saya mau untuk taktik dan lain-lain, jadi dia akan tanggung jawab atas timnas senior. Dan saya akan lebih fokus pada timnas U-23," ujar Shin.
Untuk pertandingan Timnas Indonesia senior melawan Tukrmenistan, Shin juga memanggil kembali pemain sayap Egy Maulana Vikri. Pemain Dewa United itu sebelumnya absen pada dua pertandingan FIFA Matchday.
Baca Juga: Diperkuat Legiun Asing Brasil dan Korsel, PSMS Medan Favorit Juara Liga 2?
Pelatih Shin pun menyatakan tidak ada alasan khusus perihal pemanggilan Egy. Ia hanya menilai kerja keras sang pemain cukup bagus di liga, sehingga layak kembali mendapat panggilan memperkuat timnas.
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Valentine Tanpa Pasangan? Ini 5 Cara Seru Menikmatinya
-
Menu Sahur dan Berbuka Gratis Tersedia! Ini Tiga Masjid Ramah Jamaah di Kota Mataram
-
BRI Barca Week 2026 Jadi Momentum Peluncuran BRI Debit FC Barcelona
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Inflasi Pangan Tembus 3,55 Persen, BI Jadikan Sumsel Kunci Stabilitas Harga 2026
-
Bukan Cuma untuk Wajah, Ini 4 Manfaat Retinol Kalau Dipakai di Kulit Tubuh
-
DEWA Tuntaskan Buyback Saham Hampir Rp 1 Triliun, Rampung Lebih Awal
-
Novel Melukis Langit Dermaga: Pemulihan Diri di Kota Pelabuhan Kecil Jerman
-
Buruan Daftar! Penukaran Uang Baru 2026 di Sumsel Sudah Dibuka, Ini Jadwal & Lokasinya
-
Duel Panas Cremonese vs Genoa Menjadi Pertaruhan Harga Diri Emil Audero