Nama Byun Sung-hwan, pelatih dari Timnas Korea Selatan U-17 baru-baru ini menjadi perhatian penggemar sepak bola Tanah Air. Pasalnya, ia mengungkapkan kedekatannya dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Hal ini terungkap usai pertandingan persahabatan antara Timnas Indonesia U-17 dan Timnas U-17 Korea Selatan jelang Piala Dunia U-17. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (30/8/2023), Indonesia harus mengakui keunggulan Korea dengan skor tipis 0-1.
Menariknya, sebelum pertandingan berlangsung, banyak mata tertuju pada Byun Sung-hwan, pelatih Korea Selatan U-17. Ini setelah ia mengaku memiliki hubungan dekat dengan Shin Tae-yong yang kini menukangi timnas senior.
“Saya (mengenal) cukup dekat dengan (Shin Tae-yong),” ungkap Byun Sung-hwan dalam konferensi pers jelang duel kontra Timnas Indonesia U-17.
“Kami sudah saling mengenal sebelumnya. Saat sedang di bandara setelah pulang dari kejuaraan (Piala AFF U-23), (Shin Tae-yong) meneleponku. Dia mengatakan akan mendatangi sesi latihan kami di lapangan,” lanjut Byun Sung-hwan.
Dengan adanya klaim kedekatan ini, mari kita simak perjalanan hidup Byun Sung-hwan:
Sepak Terjang Byun Sung-hwan
Lahir di Daegu pada 22 Desember 1979, Byun Sung-hwan kini berusia 43 tahun. Pria ini tidak hanya dikenal karena kedekatannya dengan Shin Tae-yong, tetapi juga karena ia merupakan mantan anak asuh pelatih asal Korea Selatan itu.
Byun Sung-hwan mengawali karier sepak bola sebagai seorang bek di Busan BuGyeong High School dan University of Ulsan mulai 1995-2002. Sosoknya kemudian memutuskan bergabung dengan Ulsan Hyundai selama lima tahun.
Baca Juga: Seorang Waria Muncul Ngaku Mantan Menantu Keluarga Aldila Jelita
Pada 2007, ia pindah ke Busan IPark dan selanjutnya bermain untuk Jeju United antara 2008-2009. Karier sepak bolanya kemudian membawanya ke Australia, di mana ia bermain untuk Sydney FC dan Newcastle Jets hingga 2012.
Kembalinya Byun Sung-hwan ke Tanah Air mempertemukannya dengan Seongnam FC dan Shin Tae-yong. Meski hanya bermain lima kali di bawah asuhan Shin Tae-yong, Byun Sung-hwan mendapatkan kepercayaan lebih.
Setelah meninggalkan klub, Shin Tae-yong memintanya untuk menjadi asisten Timnas Korea Selatan pada akhir 2012.
Namun sebelum itu, Byun Sung-hwan sempat bermain untuk FC Anyang sampai 2014 selepas meninggalkan Seongnam FC. Ia akhirnya memutuskan gantung sepatu pada akhir kariernya di FC Anyang, dan mulai berkarier sebagai pelatih di Seongnam FC.
Ia kemudian ditunjuk menjadi asisten pelatih timnas Korea Selatan untuk kategori U-15 dan U-16 sejak 2018 hingga awal 2022.
Byun Sung-hwan semakin diberi kepercayaan lebih dengan diangkat menjadi pelatih kepala Timnas U-17 Korea Selatan. Terbukti, ia erhasil membawa timnya ke final Piala Asia U-17 2023.
Meskipun harus puas sebagai runner-up setelah kalah dari Jepang, Byun Sung-hwan berhasil memastikan skuadnya berlaga di Piala Dunia U-17 2023 yang digelar di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Menarik Egy Maulana Vikri, Calon Suami Adiba Khanza yang Sudah Siap Lahir Batin Jadi Mantu Uje dan Umi Pipik
-
Butuh Recharge? Coba Denger 6 Lagu Band LUCY Ini, Dijamin Bikin Mood Naik!
-
Profil Byun Sung-hwan, Pelatih Timnas Korea Selatan U-17 yang Ngaku Dekat dengan Shin Tae-yong
-
Punya 16 Caps Tim Senior, Media Inggris Soroti Elkan Baggott Dipanggil ke Timnas Indonesia U-23
-
Skuad Timnas Indonesia Kalah Mentereng dari Tim U-23, Shin Tae-yong Tetap Pede Kalahkan Turkmenistan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi